Sebelum Rumah Dirusak, Pasutri Tertuduh Santet di Situbondo Sempat Mengungsi

Ghazali Dasuqi - detikNews
Kamis, 30 Apr 2020 20:20 WIB
santet di situbondo
Mobil milik korban yang dirusak massa (Ghazali Dasuqi/detikcom)

Namun, beberapa hari kemudian, keduanya kembali merasakan tekanan hingga harus beranjak keluar dari rumahnya lagi. Saat itu, pasutri ini memilih tinggal di rumah kontrakan di sebuah kawasan perumahan. Namun baru tiga hari menempati rumah kontrakan, LT dan istrinya kembali didatangi oleh perangkat desa setempat dan memintanya pindah.

"Kami mengontrak rumah itu Rp 5 juta setahun. Tapi baru 3 hari menempati sudah diminta pindah lagi," tutur WN kepada wartawan di Wisma Rengganis, Situbondo.

Begitu keluar dari rumah kontrakan, WN menambahkan, ia tak tahu lagi ke mana harus pulang. Selama dua hari ia bersama suaminya pun tinggal dan tidur di dalam mobil miliknya. Sebelum akhirnya beberapa hari lalu ia memutuskan pulang. Namun beberapa hari berselang, terjadilah perusakan.

"Mobil Carry itu dibelikan orang. Tapi sekarang sudah tidak ada (rusak). Suami saya memang bertani. Tapi kalau ada tamu, ya dilaksanakan. Biasa ngobati orang," tutur WN sambil terisak.


(iwd/iwd)