Mudik Dilarang, Pengamanan di Pelabuhan Rakyat Banyuwangi Diperketat

Ardian Fanani - detikNews
Kamis, 30 Apr 2020 20:02 WIB
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Banyuwangi melakukan pengetatan pengamanan di pelabuhan rakyat. Itu menindaklanjuti larangan mudik yang ditetapkan pemerintah pusat.
Pengetatan pengamanan di pelabuhan rakyat antisipasi pemudik/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Banyuwangi melakukan pengetatan pengamanan di pelabuhan rakyat. Itu menindaklanjuti larangan mudik yang ditetapkan pemerintah pusat.

Pengetatan pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi masyarakat yang nekat mudik atau pulang kampung ke Banyuwangi melalui jalur laut. Ada enam pelabuhan yang menjadi fokus pengamanan personel dari Lanal Banyuwangi. Mulai dari Pelabuhan Bomo, Blimbingsari, Muncar, pantai Boom, Tanjungwangi sampai Pelabuhan ASDP Ketapang.

"Selama ini ada banyak masyarakat yang masuk ke Banyuwangi melalui jalur pelabuhan rakyat. Ini yang menjadi fokus kita untuk mengamankan jalur dari pemudik yang akan masuk ke Banyuwangi," ujar Wakil Ketua GTPP COVID-19 Banyuwangi, Letkol Laut (P) Yulius Azz Zaenal kepada detikcom, Kamis (30/4/2020).


Untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan ketat, kata pria yang menjabat sebagai Danlanal Banyuwangi ini, ada penambahan personel dari TNI Angkatan Laut di lokasi-lokasi tersebut. Saat ini dalam sehari rata-rata ada enam personel yang disiagakan di setiap pelabuhan. Khusus untuk pelabuhan Ketapang, ada 18 personel yang ditempatkan. Mengingat ramainya pelabuhan tersebut dari aktivitas masyarakat.

"Saat ini sedang ramai. Makanya kita tambah personel untuk membantu dalam pengamanan dan pengetatan pemudik lewat jalur laut," tambahnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2