Bubur Saus Kurma, Takjil Buka Puasa yang Menyehatkan

Erliana Riady - detikNews
Selasa, 28 Apr 2020 15:15 WIB
Bubur Saus Kurma
Bubur Saus Kurma (Foto: Erliana Riady/detikcom)
Surabaya -

Variasi takjil yang disajikan akan menambah semangat kita menjalani ibadah puasa. Bubur saus kurma, takjil satu ini juga bisa menjadi menu utama buka puasa karena kaya karbohidrat dan nutrisi lainnya.

Pada pekan pertama puasa, seringkali kita bosan melihat nasi dipadu sayur atau lauk pauk yang biasa kita konsumsi. Perlu ada ide-ide segar mencoba menu baru, agar saat berbuka lebih bersemangat dan stamina tetap terjaga.

Coba saja bikin bubur saus kurma. Bahannya sederhana, cara pembuatannya juga tak makan waktu lama. Untuk bubur, bahannya adalah tepung beras, santan dan dua lembar daun pandan. Sedangkan bahan sausnya terdiri dari kurma, gula pasir, air putih dan jahe.

Cara bikin buburnya, santan dicampur tepung beras lalu diaduk jadi satu. Rebus sisa santan bersama daun pandan dan garam sampai mendidih, lalu kecilkan api.

"Masukkan campuran tepung beras dan santan ke dalam santan yang di rebus tadi secara pelan-pelan, sambil di aduk terus sampai meletup-letup," terang Supriyadi, yang punya ide segar bikin menu ini kepada detikcom, Selasa (26/4/2020).

Kalau adonan sudah meletup, imbuhnya, itu tanda bubur sudah matang. Nah sekarang tinggal bikin saus kurmanya. Pertama, buang biji kurma lalu potong kecil-kecil. Rebus air, gula, jahe. Kemudian masukkan potongan kurma, tambah 1 lembar daun pandan agar wangi, rebus sampai mendidih sambil diaduk dengan api kecil.

"Sajikan dalam keadaan hangat. Praktis kan," ucap pemilik tempat makan di Jalan Jalan Kalibrantas Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar ini.

Kalau malas memasak sendiri, jangan kuatir. Tempat makan milik Supriyadi menyediakan menu ini. Anda tinggal beli take away seharga Rp 10 ribu per porsi. Atau minta diantar ke rumah bebas biaya ongkir.

"Tektur buburnya lembut, lumer dimulut. Manis saos kurma juga pas. Saya suka menu takjil seperti ini. Jadi buka puasa tidak langsung makan berat, malah jadi malas tarawehnya. Ini saya bawa pulang satunya, buat sahur kayaknya juga pas," ungkap seorang pembeli, Lusi.

(fat/fat)