Konsumen Belanja Online Gegara Corona, Produsen Harus Maksimalkan Layanan

Esti Widiyana - detikNews
Selasa, 28 Apr 2020 04:58 WIB
Di tengah pandemi Corona, daya komsumsi masyarakat tetap tinggi. Namun, kebiasaan belanja ke pasar atau ke toko lebih berkurang.
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB Unair) Dr Tri Siwi Agustina SE MSi/Foto: Istimewa
Surabaya -

Di tengah pandemi Corona, daya konsumsi masyarakat tetap tinggi. Namun, kebiasaan belanja ke pasar atau ke toko lebih berkurang.

Sebab, kini konsumen mengurangi intensitas keluar rumah untuk menekan penyebaran virus Corona. Sehingga beralih ke pembelian dalam jaringan (daring) atau online.

Dengan demikian, produsen kuliner harus memaksimalkan smartphone untuk aktivitas penjualan. Menurut Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB Unair) Dr Tri Siwi Agustina SE MSi, konsumen pada kondisi pandemi mengutamakan kuliner yang menyediakan jasa layanan antar atau take away.


"Masyarakat juga lebih menghendaki produk kuliner yang terjamin higienitasnya, karena kesadaran untuk menerapkan pola hidup sehat. Untuk menjamin kebersihan produk, produsen bisa memberi informasi yang menyatakan suhu tubuh pembuat produk tersebut," kata Siwi di Unair Surabaya, Senin (27/4/2020).

Selain itu, lanjut dia, media sosial juga dapat dipakai untuk menjelaskan kebersihan saat proses produksi hingga pengantaran produk. Dalam kondisi pandemi seperti ini, konsumen cenderung ingin segera menyelesaikan tujuannya.

Selanjutnya
Halaman
1 2