Tips Berbisnis Kuliner Ramadhan di Tengah Pandemi Corona

Esti Widiyana - detikNews
Selasa, 28 Apr 2020 04:35 WIB
takjil di surabaya
Penjual takjil di Surabaya/Foto: Deny Prastyo Utomo
Surabaya -

Ramadhan identik dengan aneka makanan hingga minuman untuk berbuka puasa. Namun kali ini pebisnis kuliner harus menjalankan usaha di tengah pandemi Corona.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR) Dr Tri Siwi Agustina SE MSi membagikan beberapa tips usaha kuliner Ramadhan di tengah pandemi Corona. Menurutnya, ada empat tips yang perlu diperhatikan produsen.

1. Fokus pada produk berpotensi

Menurutnya, ketika bulan suci Ramadhan, produk kuliner yang dicari konsumen seperti gorengan, makanan siap saji, kue, aneka minuman segar hingga frozen food. Namun saat pandemi Corona seperti sekarang, lebih banyak minuman yang dicari. Terlebih yang berbahan dasar buah dan rempah untuk meningkatkan imunitas tubuh.

"Minuman seperti wedang uwuh, wedang jahe kunyit lemon, wedang sarabba pasti akan sangat dicari," kata Siwi di Unair, Selasa (28/4/2020).


2. Produsen harus mempelajari perilaku konsumen

Pada kondisi pandemi, produsen harus mengutamakan kuliner yang menyediakan jasa layanan antar atau take away. Konsumsi yang dipesan pun tentunya produk yang terjamin akan kehigienisannya.

"Karena kesadaran untuk menerapkan pola hidup sehat. Untuk menjamin kebersihan produk, produsen bisa memberi informasi yang menyatakan suhu tubuh pembuat produk tersebut," jelasnya.

Selain itu, produsen juga harus memastikan stok konsumsi yang akan dijual tersedia. Juga memperhitungkan waktu pemrosesan konsumsi dengan jarak waktu pengantaran ke konsumen.

"Jangan sampai konsumen kecewa karena mendapatkan produk kulinernya melewati waktu berbuka puasa atau melewati jam makan sahur," imbuhnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2