164 Warga Malaysia yang Nyantri di Temboro Magetan Dipulangkan Besok

Hilda Meilisa - detikNews
Minggu, 26 Apr 2020 12:36 WIB
ponpes al fatah
Para santri Ponpes Al Fatah, Temboro, Magetan (Foto: Sugeng Harianto)
Surabaya -

Sebanyak 164 warga Malaysia yang menjadi santri di Ponpes Al Fatah, Temboro, Magetan akan dipulangkan Senin (27/4). Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan membantu pemulangan para santri melalui Bandara Juanda.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengatakan santri asal Malaysia yang akan dipulangkan adalah mereka yang sudah discreening melalui rapid test. Yang mana hasilnya dinyatakan negatif COVID-19.

Khofifah mengatakan 164 santri dari Malaysia tersebut akan diterbangkan menggunakan Malaysia Airlines.

"Kami akan membantu pemulangan santri Temboro yang berasal dari Malaysia besok Senin. Kami akan bantu fasilitasi mulai dari Temboro ke bandara sementara pemerintah Malaysia menyiapkan penerbangan ke Malaysia," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (26/4/2020).

Sementara, saat ini Khofifah menyebut santri Temboro asal Malaysia yang dinyatakan positif COVID-19 ada 8 orang. Mereka yang positif akan menjalani perawatan hingga sembuh, sedangkan yang dipulangkan hanya yang dinyatakan negatif.

"Mereka akan diberangkatkan dari Temboro menggunakan 10 unit bus. Sebelum dipulangkan ke Malaysia mereka juga akan dilakukan rapid test ulang untuk mengetahui kondisi terakhir dari masing-masing orang dalam rombongan," paparnya.

Khofifah menegaskan para santri ini akan diberangkatkan sesuai dengan SOP atau protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Para santri akan menggunakan masker, dan menerapkan physical distancing.

Nantinya, setiap bus yang seharusnya diisi 30 hingga 40 penumpang hanya akan diisi 15 sampai 20 orang saja. Mereka dijadwalkan terbang menuju Malaysia pukul 20.30 WIB.

Sebelumnya, Ponpes Temboro menjadi klaster baru penularan COVID-19 di Jatim. Ada sebanyak 43 santri asal Malaysia yang dinyatakan positif usai pulang dari Al-Fatah Temboro.

Tim Tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 langsung melakukan screening rapid test pada seluruh santri di Ponpes Al Fatah Temboro. Hasilnya, ada sebanyak 31 orang yang hasil rapid testnya reaktif dan segera ditindaklanjuti dengan tes swab dengan metode PCR.

Dari 31 orang ini, hasil akhir menunjukkan ada sebanyak 14 orang yang dinyatakan positif COVID-19.

Sementara hari ini, Gugus Tugas Jatim masih akan melakukan rapid test di kawasan Ponpes Temboro Kabupaten Magetan. Tes akan dilakukan pada masyarakat yang berkontak dengan pasien yang sudah dinyatakan positif sebelumnya.

(hil/iwd)