Lagi, Tukang Becak Jatuh dan Meninggal Dievakuasi Petugas Ber-APD Corona

Muhajir Arifin - detikNews
Kamis, 23 Apr 2020 21:21 WIB
jenazah tukang becak dievakuasi petugas ber-APD
Jenazah tukang becak dievakuasi petugas ber-APD (Foto: Muhajir Arifin)
Pasuruan - Peristiwa tukang becak tiba-tiba jatuh kemudian meninggal kembali terjadi di Pasuruan. Evakuasi jenazah dilakukan petugas ber-APD standar pencegahan virus Corona.

Sukarso, warga Dusun Ngemplak, Desa Bayeman, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, awalnya mengayuh becak dari arah Desa Brambang menuju desanya. Tiba - tiba, pria berusia 69 tahun itu terjatuh dari becak.

Gunawan Pribadi, pengendara motor yang berada di belakang, sempat melihat korban kejang. Saksi kemudian mencoba menolong korban namun sudah tidak bernyawa. Tubuh korban kemudian diangkat ke tepi jalan.

"Petugas polsek yang menerima laporan langsung menuju lokasi dan menghubungi gugus tugas COVID-19 Puskesmas Gondangwetan," terang Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto, Kamis (23/4/2020).

Dengan menggunakan APD standar pencegahan virus Corona, petugas mengevakuasi korban ke ambulans.

"Korban dibawa RSUD dr R Soedarsono untuk divisum," pungkas Endy. Hingga Kamis malam, belum diketahui penyebab korban jatuh kemudian meninggal.

Peristiwa tukang becak jatuh kemudian meninggal sudah 2 kali terjadi di Pasuruan selama April. Sebelumnya, tukang becak bernama Ardimo (63), warga tiba-tiba terjatuh dan meninggal di Jalan Pucangan, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Rabu (15/4).

Evakuasi warga Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, ini juga dilakukan petugas ber-APD lengkap. Belakangan diketahui, korban memiliki riwayat hipertensi. (iwd/iwd)