Khofifah Tanggapi Hoaks yang Sempat Buat Warga Berkerumun di Lumbung Pangan

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Selasa, 21 Apr 2020 20:30 WIB
Menkes menyetujui PSBB untuk Surabaya Raya. Gubernur Khofifah Indar Parawansa meminta warga tidak panic buying selama PSBB.
Gubernur Khofifah di Lumbung Pangan Jatim/Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya -

Ratusan warga sempat termakan hoaks soal pembagian sembako gratis di Lumbung Pangan Jatim. Bahkan mereka nekat berkerumun di tengah wabah Corona demi sembako gratis itu.

Lumbung Pangan Jatim itu digelar di JX International Surabaya. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menegaskan soal sembako gratis itu merupakan hoaks. Ia memastikan tidak ada sembako gratis yang dibagikan.

"Saya ingin mengajak kepada kita semua, dari yang disampaikan oleh Pak Dirut PWU bahwa ada beberapa yang tadi tanya konfirmasi bahwa gratis semua. Mohon dengan sangat ini adalah untuk kepentingan perlindungan warga Jawa Timur," kata Khofifah saat soft launching Lumbung Pangan Jatim di JX International Surabaya, Selasa (21/4/2020).

Khofifah menambahkan, Lumbung Pangan Jatim merupakan sentra distribusi pangan dengan harga murah. Bukan untuk dibagikan secara gratis.



"Berikan kesempatan masyarakat untuk mengakses. Hindari kemungkinan hal yang tidak kita inginkan. Oleh karena itu, kembali kita ingin menyampaikan bahwa Lumbung Pangan Jawa Timur ini sentra distribusi pangan. Jadi bukan barang gratisan. Tolong disampaikan kepada seluruh masyarakat," tegasnya.

Khofifah juga mengingatkan masyarakat agar tidak panic buying dengan memborong sembako yang ada di sini. Menurutnya, seluruh warga membutuhkan sembako.

Jadi meski menjelang Ramadhan, Khofifah ingin masyarakat tidak belanja berlebihan di Lumbung Pangan. Ia berharap sembako murah ini bisa dinikmati masyarakat lainnya.

"Hari ini, biasanya masyarakat ke pasar-pasar tradisional, di sana padat karena mereka sudah mau memasuki Bulan Ramadhan. Besok rata-rata masyarakat ramai ke pasar tradisional sebelum Ramadhan," beber Khofifah.

"Kita ingin memastikan Lumbung Pangan buka dari 21 April sampai 21 Juli. Masyarakat bisa memanfaatkan akses, mudah-mudahan ini bisa menjadi bantalan ekonomi. Tak perlu keluar rumah, mereka dapat harga murah yang free ongkir radius 20 km. Kita siapkan Lumbung Pangan kedua di Malang. Kita ingin melayani semaksimal mungkin warga Jatim," pungkasnya.

(sun/bdh)