Biadab, Bocah 9 Tahun Disetubuhi Kakak Ipar di Hutan Situbondo

Ghazali Dasuqi - detikNews
Selasa, 21 Apr 2020 12:04 WIB
Ilustrasi Pemerkosaan Anak
Foto: Zaki Alfarabi / detikcom
Situbondo -

Kasus asusila menimpa anak di bawah umur terus terjadi di Situbondo. Kali ini, nasib malang itu menimpa bocah usia 9 tahun. Bocah bau kencur itu dipaksa melayani hasrat birahi SM (35), yang tak lain kakak iparnya. Aksi bejat dilakukan di sebuah gubuk kecil di sekitar hutan, ketika pelaku mengantar pulang korban ke rumahnya.

Si bocah tak berdaya, setelah pelaku terus memaksa sambil membekap mulutnya. Korban juga diancam agar tak melapor kepada siapapun, setelah aksi persetubuhan itu selesai dilakukan oleh pelaku. Namun aksi tak senonoh pria beristri ini akhirnya terbongkar, hingga keluarga korban melaporkannya ke polisi.

"Laporan dugaan tindak pidana persetubuhan atau pencabulan anak di bawah umur itu sudah kita terima. Sekarang masih didalami penyidik Unit PPA. Hari ini, penyidik memanggil orang tua dan nenek korban untuk klarifikasi," kata Kasubbag Humas Polres Situbondo, Iptu Ali Nuri saat dihubungi detikcom, Selasa (21/4/2020).

Keterangan yang diperoleh detikcom menyebutkan, peristiwa memilukan yang menimpa bocah 9 tahun di Situbondo itu terjadi pagi hari, Selasa (14/4) lalu. Saat itu, korban yang sedang berada di rumah neneknya bermaksud pulang ke rumahnya. Tahu begitu, pelaku yang tak lain kakak ipar sepupu korban pun menawarkan diri untuk mengantar korban.

Entah kenapa, saat melintas di area hutan, pelaku tiba-tiba membawa korban ke sebuah gubuk kecil. Di gubuk inilah petaka asusila menimpa si bocah. Pelaku tiba-tiba membekap mulut korban, dan terus memaksanya melakukan persetubuhan.

Setelah puas, pelaku ganti mengancam korban agar tak menceritakan kejadian yang baru dialaminya kepada siapapun. Namun korban rupanya tidak betah, hingga menceritakan nasib yang menimpanya kepada sang ibu. Mendengar itu, ibu korban pun naik pitam hingga langsung memilih jalur hukum.

"Penyidik masih memintai keterangan saksi-saksi dan upaya klarifikasi ke pihak keluarga. Kalau nanti terbukti, maka terlapor akan dijerat dengan UU Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya cukup berat," tegas Iptu Ali Nuri.

Bejat! Pria di Makassar Perkosa Keponakan Hingga Hamil:

(fat/fat)