Pulang dari Surabaya, Satu PDP Asal Blitar Meninggal di RS Iskak Tulungagung

Erliana Riady - detikNews
Kamis, 09 Apr 2020 10:39 WIB
persebaran corona di kabupaten blitar
Foto: Istimewa
Blitar -

Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) corona asal Kabupaten Blitar meninggal di RSUD Iskak Tulungagung. PDP ini diketahui baru pulang dari Surabaya. Total, ada dua warga Kabupaten Blitar PDP yang meninggal.

Jubir Gugus Tugas COVID-19 Pemkab Blitar, Krisna Yekti menjelaskan, satu PDP ini warga Kecamatan Ponggok. Pasien pria ini berusia 60 tahun dan punya riwayat sakt jantung dan ginjal.

"Jadi awalnya dirujuk ke RS Iskak itu karena jantung dan ginjal. Namun karena pasien mengalami gejala klinis Corona, akhirnya pihak rumah sakit melakukan observasi dan menetapkan statusnya PDP," jelas Krisna kepada detikcom, Kamis (9/4/2020).

PDP ini, lanjut Krisna, dilaporkan meninggal dunia pada Senin (6/4/2020). Dari keterangan keluarganya, pasien baru pulang dari Surabaya. Namun Krisna mengaku tidak mendapat informasi detail kapan yang bersangkutan datang dari Surabaya dan berinteraksi dengan siapa saja.

"Begitu kami dapat laporan dari RS Iskak mau kami telusuri, pasien sudah meninggal dan dibawa pulang pihak keluarga. Infonya hanya dari Surabaya begitu saja," imbuhnya.

Hingga kini, jumlah akumulasi PDP di Kabupaten Blitar ada 7 orang. Tiga dinyatakan sembuh, dua masih dirawat di RS Iskak Tulungagung dan dua sudah meninggal dunia.

Satu PDP sebelumnya yang meninggal juga warga Kecamatan Ponggok. Pria yang merupakan pejabat di Kemenag Kota Blitar ini terpapar Corona dari klaster Asrama Haji Sukolilo. Hasil swab PDP yang meninggal ini juga belum diterima Dinkes Pemkab Blitar.

"Kalau rapid testnya positif. Hasil swab belum kami terima. Namun keluarga sudah kami rapid test dan hasilnya negatif semua," pungkas Krisna.

(fat/fat)