Update Corona di Jatim: Positif 194, PDP 1.083, ODP 11.564, Sembuh 42, Meninggal 16

Hilda Meilisa - detikNews
Selasa, 07 Apr 2020 20:22 WIB
persebaran virus corona
Persebaran virus corona (Foto: Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)
Surabaya -

Kasus positif corona atau Covid-19 di Jawa Timur bertambah sebanyak lima pasien. Kini, total pasien di Jatim mencapai 194 orang.

Penambahan lima pasien ini dari Kabupaten Malang sebanyak tiga orang dan Kabupaten Nganjuk dua pasien.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa memaparkan selain pasien yang bertambah, ada pula tambahan dua pasien yang sembuh dari Sidoarjo dan Malang. Kini, ada 42 pasien atau 21,65% pasien yang telah dinyatakan sembuh.

Sedangkan untuk pasien yang meninggal, Khofifah menyebut ada tambahan dua orang dari Surabaya. Total Pasien yang meninggal mencapai 16 orang.

"Alhamdulillah hari ini dua pasien kembali terkonfirmasi mereka sudah terkonversi negatif, artinya sudah sembuh. Satu dari Sidoarjo, satu dari Malang. Tetapi kita juga berduka, ada dua pasien dari Surabaya yang meninggal," papar Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (7/4/2020).

"Total kesembuhan pasien Covid-19 yang positif di Jatim sudah 42 orang dari 194. Artinya sudah 21,65 persen yang sembuh. Kemudian yang meninggal 8,25 persen," imbuhnya.

Sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Khofifah menyebut ada penambahan. PDP bertambah 98 orang dari 985 menjadi 1.083 pasien. Namun, dalam data ini, Khofifah menyebut tak semua PDP sedang menjalani perawatan. Khofifah menambahkan ada PDP yang sudah tidak dalam pengawasan.

"Berikutnya, kami kemarin juga sudah menyampaikan. Kalau dari PDP, 1.083 yang masih diawasi 732. Artinya ada 351 PDP yang sudah tidak lagi dalam pengawasan. Artinya tanda-tanda klinisnya sudah tidak ada," ungkapnya.

Sedangkan untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah 635 dari 10.929 menjadi 11.564.

"ODP dari 11.564 yang masih dalam pantauan 7.837. Artinya ada 3.727 yang sudah tidak di dalam pantauan. Artinya 3.727 mereka sudah tidak ada lagi tanda klinis yang ditemukan sehingga masuk kategori ODP," pungkas Khofifah.

(hil/fat)