Perajin Blitar Bikin Batik Motif Corona Sebagai Bukti Sejarah

Erliana Riady - detikNews
Senin, 06 Apr 2020 10:35 WIB
Perajin di Blitar membuat batik dengan motif gambar virus corona. Lewat batiknya itu, ia ingin menceritakan soal wabah corona pada anak cucunya kelak.
Batik motif virus corona/Foto: Erliana Riady
Blitar -

Perajin di Blitar membuat batik dengan motif gambar virus corona. Lewat batiknya itu, ia ingin menceritakan soal wabah corona pada anak cucu kelak.

Ide membuat batik motif Covid-19 berawal ketika Rita Sukirni Pancariani harus menjelaskan ke kaum difabel binaannya, soal gerakan social distancing di tengah wabah corona. Karena, 27 tuna grahita di Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Harapan Mulia ini punya kebiasaan saling berpelukan ketika bertemu muka.


"Ketika saya jelaskan itu mereka kan bertanya apa sih corona itu Bu, bagaimana bentuknya. Akhirnya saya gambarkan bagaimana bentuk virus corona seperti yang digambarkan para ahli. Bulat ada semacam jarum pentul mengelilingi bulatan itu. Saya bilang, walaupun kecil sangat berbahaya, makanya kalian sekarang jangan berpelukan," kata Rita kepada detikcom, Senin (6/4/2020).

Saat melihat bentuk virus Corona, lanjutnya, banyak di antara mereka malah suka dan minta digambar sebagai batik. Rita pun mencoba menggambar virus corona di atas batik ciprat yang sudah jadi. Ternyata kombinasi ini membuat motif baru yang indah dipandang mata.