Warga Pacitan Manfaatkan Kawasan Physical Distancing untuk Berjemur Cegah Corona

Purwo Sumodiharjo - detikNews
Senin, 06 Apr 2020 09:10 WIB
Warga Pacitan Manfaatkan Kawasan Physical Distancing Untuk Berjemur
Kawasan Physical Distancing (Foto: Purwoto Sumodiharjo/detikcom)
Pacitan -

Beberapa orang berlarian di Jalan Ahmad Yani, Pacitan,. Sebagian lagi tampak berjemur di bawah terik matahari yang memantul di aspal. Kali ini mereka tak perlu menghiraukan laju kendaraan yang biasanya tak pernah putus.

Pemandangan ini tentu mustahil terlihat saat kondisi normal. Di sisi lain, pascapemberlakuan kawasan physical distancing di jalan poros Kota 1001 Gua tersebut, banyak warga memanfaatkan sebagai ajang olah raga.

"Pingin aja. Berjemur biar imun tetap terjaga biar terhindar corona," ucap Pratama (20), seorang warga ditemui detikcom di lingkar selatan alun-alun.

Pria yang berstatus karyawan swasta itu sengaja memanfaatkan hari libur untuk menjaga kebugaran. Dulunya, Pratama rutin berolahraga di ajang Car Free Day (CFD) di lingkar alun-alun. Namun sejak even rutin mingguan itu ditiadakan, pria lajang itu pindah lokasi ke stadion.

"Sempat pindah (lokasi) olah raga ke lingkar stadion. Terus begitu jalan tengah kota ditutup, akhirnya ya ke sini (Jl A Yani)," paparnya.

Secara terpisah, Kasatlantas Polres Pacitan AKP Miftahul Amin menjelaskan penutupan dimulai dari pertigaan Taman Pahlawan di sebelah barat. Adapun di batas timur adalah simpang empat Penceng. Amin berharap blokade jalan tersebut dapat membatasi interaksi antarwarga.

Penutupan akses lalu lintas, lanjut Amin, dibagi dalam dua gelombang per hari. Yakni mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Berikutnya dimulai pukul 20.00 WIB dan berakhir pukul 23.00 WIB.

"Ini merupakan salah satu upaya mencegah penularan Covid-19 di Kabupaten Pacitan ini. Karena seperti kita tahu salah satu media penularan adalah kerumunan orang," ucapnya seraya mengimbau warga mematuhi ketentuan yang ada.

Pemerintah Haruskan Masyarakat Memakai Masker Bila di Luar Rumah:

(fat/fat)