Pandemi Corona, Relawan Ingatkan Warga Pacitan Tak Lengah Demam Berdarah

Purwo Sumodiharjo - detikNews
Senin, 06 Apr 2020 07:12 WIB
Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di pacitan
Pemberantasan sarang nyamuk (Foto: Purwoto Sumodiharjo/detikcom)
Pacitan -

Di tengah acaman wabah corona, sejumlah relawan di Pacitan tetap intensif melakukan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Ini dilakukan dengan pengasapan di permukiman padat penduduk.

"Kami harap kita semua tidak lengah. Di tengah ancama corona, daerah kita selama ini juga endemis Demam Berdarah (DB)," ujar Heri Purnomo, pegiat relawan 'Sor Asbes' berbincang dengan detikcom, Senin (6/4/2020).

Sasaran pertama pengasapan di Dusun Gemulung, Desa Tanjungsari. Personel berkaos lengan panjang lengkap dengan masker dan topi menyusuri gang-gang sempit sambil menenteng alat fogging jinjing. Asap pun mengepul memenuhi perumahan.

Usai dari lokasi pertama, mereka bergeser ke titik lain. Kali ini relawan menyisir Dusun Bubakan, Desa Kembang. Di wilayah yang berada tak jauh dari DAS Sungai Grindulu mereka kembali melakukan fogging. Tak hanya rumah warga, mereka juga menyasar pekarangan.

"Tentu saja fogging ini hanya salah satu upaya memutus mata rantai nyamuk (Aedes Egypti). Tapi di luar itu masyarakat juga harus terus diedukasi terkait dengan PSN," imbuhnya.

Pria yang akrab disapa Kirun itu mengatakan gerakan yang dilakukan bersifat mandiri. Selama ini, lanjut dia, komunitasnya memang fokus pada upaya pengurangan risiko bencana. Salah satunya bencana non-alam, seperti halnya penyakit.

Dia pun berharap semangat rekan-rekannya tetap terjaga. Sehingga karya untuk kemanusiaan tetap dapat dilakukan dengan ikhlas meskipun di sisi lain penuh keterbatasan. Kegiatan serupa dijadwalkan berkala mengacu kondisi masyarakat.

"Saya kira baik corona maupun DB sama-sama penting untuk jadi perhatian karena itu menyangkut kesehatan masyarakat. Makanya kami juga berusaha ikut dalam gerakan penyemprotan disinfektan di ruang-ruang publik," paparnya.

Di Tengah Pandemi Corona, Pemerintah Ingatkan Penyakit DBD:

(fat/fat)