Gubernur Tambah 110 Tenaga Kesehatan Bantu RS Unair Tangani Pasien Corona

Esti Widiyana - detikNews
Sabtu, 04 Apr 2020 20:42 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah jumpa pers di grahadi
Gubernur Khofifah di Grahadi (Foto: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya -

Pemprov Jatim menambah jumlah tenaga kesehatan untuk membantu tim dokter yang menangani pasien corona. Jumlah tenaga kesehatan itu sebanyak 470 orang. Mereka akan didedikasikan ke 75 rumah sakit rujukan di Jawa Timur.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, RS Unair Surabaya baru melakukan proses seleksi tenaga medis. Dari ratusan pendaftar, hanya 30 orang yang diterima.

"Dari mereka yang ikut seleksi diterima 30 orang, lalu yang mendaftar 600 orang," kata Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat press conference di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (4/4/2020).

Akhirnya, pihaknya berkoordinasi dengan direksi RS Unair terkait yang ikut seleksi dan yang belum diterima. Pemprov Jatim meminta untuk dilakukan identifikasi.

"Itu yang kita rekrut sebanyak 470 orang. Dari 470 orang, 110 kita ingin dedikasikan untuk RSUA (RS Unair). Karena RSUA sedang melakukan pengembangan ruang ICU dan HCU," jelasnya.

Khofifah mengatakan, ruang yang dikembangkan di atas 100 ruangan ini adalah kebutuhan yang sudah dilakukan exercise. Maka kebutuhan RS Unair adalah 110 tenaga kesehatan (Nakes).

"Kemudian, yang sekarang direkrut oleh pemprov adalah 360 nakes. Pemprov dari 360 nakes, dokter 72 perawat 180, analis medis 32, radiografer 32 apoteker 16, asisten apoteker 16 dan sanitarian 12," sebutnya.

Berbagai kesiapsiagaan, lanjut dia, sudah dilakukan oleh Pemprov Jatim, kini tenaga kesehatan. "Ini mitigasi yang kami lakukan supaya masing-asing di antara kita terkonfirmasi, apa saja yang sedang diajukan Pemprov Jatim," pungkasnya.

(fat/fat)