Septic Tank yang Tewaskan Satu Keluarga Bekas Sumur, Penutupnya Sudah Lapuk

Chuk S Widarsha - detikNews
Sabtu, 04 Apr 2020 16:12 WIB
tewas terjatuh di septic tank
Evakuasi korban oleh tim SAR (Foto: Chuk S Widarsha)
Bondowoso -

Satu keluarga di Bondowoso tewas tercebur septic tank. Penyebabnya karena penutup septic tank sudah lapuk dan keropos dimakan usia.

Menurut menantu korban, Agus Santoso (42), septic tank yang ambrol tersebut dulunya memang sumur. Namun setelah tak dipakai, dijadikanlah septic tank. Itu menjelaskan mengapa septic tank tersebut mempunyai kedalaman hingga 20 meter

"Dialihfungsikannya menjadi septic tank memang sudah lama, sekitar 20 tahunan," cerita Agus, saat berbincang dengan detikcom di rumah duka, Sabtu (4/4/2020).

Kemungkinan, imbuh Agus, rapuhnya penutup septic tank tersebut karena termakan usia. Apalagi, penutup berbahan cor-coran tersebut sudah ketutup tanah dan bahan lantai lainnya.

"Sejak ditutup memang tidak pernah dibuka lagi. Sehingga tak terkontrol kekuatannya. Tapi ya namanya musibah mas," tukas Agus Santoso.

Sementara salah seorang kerabat korban yang enggan disebut namanya menuturkan, beberapa saat sebelum kejadian korban sudah diingatkan agar mengontrol kekuatan septic tank tersebut.

"Saya ingat, karena ikut membangunnya. Sekitar tahun dua ribuan. Bahan-bahannya memang beton, tapi seadanya. Tak ada tulang besi penyangganya," tuturnya.

Satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak di Bondowoso terjatuh ke dalam septic tank sedalam sekitar 20 meter. Ketiganya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Satu keluarga tersebut terdiri dari Walid (70), Seniyati (65), dan Anita (39 tahun). Ketiganya warga Desa Sumbersari, Maesan, Bondowoso.

Kejadian bermula saat si ayah mendadak tercebur duluan di septic tank. Si ibu lalu menghampiri hendak menolong. Namun tercebur juga. Mengetahui kejadian tersebut, si anak mau menolong juga. Namun akhirnya juga tercebur.

(iwd/iwd)