Ratusan Hand Sanitizer dan Masker Kain Dibagikan ke Warga Kali Rungkut

Esti Widiyana - detikNews
Jumat, 03 Apr 2020 12:47 WIB
Ubaya Bagikan 800 Hand Sanitizer dan Masker Kain
Warga menerima masker dan hand sanitizer (Foto: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya - Universitas Surabaya (Ubaya) membagikan 135 masker dan 800 hand sanitizer ke warga sekitar. Mereka terdiri dari RW 03, RW 04, RW 07 dan RW 08 Kelurahan Kali Rungkut, Kecamatan Rungkut, ini mendapat 35 masker dan 200 hand sanitizer berukuran 250 ml.

Rektor Ubaya Ir Benny Lianto MMBAT mengatakan, bantuan ini merupakan aksi peduli untuk mengajak warga sekitar menjaga kebersihan dan kesehatan. Terlebih warga yang memiliki aktivitas di luar rumah, seperti bekerja.

"Seluruh warga itu bisa tetap sehat maka kita membagikan hand sanitizer dan masker, supaya bagi warga yang masih beraktivitas di luar bisa menggunakan hand sanitizer dan masker itu. Jadi ketika dia pergi bekerja dan kembali pulang tetap aman," kata Benny, di Balai RW 03 Bakung, Jalan Raya Tenggilis, Jumat (3/4/2020).

Menurutnya, masker dan hand sanitizer ini merupakan dua hal yang penting. Ia juga merasa perlu untuk warga yang belum bisa work from home (WFH) atau yang masih beraktivitas di luar rumah.

"Jika di rumah, diharapkan warga tetap menjaga kebersihan lewat cuci tangan dengan sabun, jika keluar rumah bisa menggunakan masker dan membawa hand sanitizer," ujarnya.

Benny berharap, Ubaya dan mahasiswa bisa konsisten menanamkan semangat dalam berinovasi dan membangun kreativitas untuk membantu warga dan pemerintah. Ia juga ingin bantuan ini warga bisa lebih disiplin menjaga kebersihan dalam menjaga kesehatan diri sendiri maupun keluarga.


"Karena kita ingin warga tetap sehat. Kita punya prinsip kita tidak bisa sehat sendiri kalau orang lain tidak sehat. Kalau kita ingin sehat kita juga bikin orang lain sehat," harapnya.

Mendapat bantuan masker dan hand sanitizer, Ketua RT 05, RW 03 Nur Yanto merasa sangat terbantu oleh Ubaya. Sebab, hand sanitizer dan masker keberadaannya sekarang sulit ditemukan.

"Kita sangat terbantu. Nanti akan langsung kami bagikan ke warga tapi yang diprioritaskan, seperti yang bekerja atau penjual warung yang diberi," kata Nur.

Sebelumnya, warga RT 05 banyak yang membuat masker dan hand sanitizer sendiri dengan alami. "Kita mandiri semua sudah dua minggu buat sendiri daun sirih direbus sama jeruk nipis (hand sanitizer), masker ada yang buat sendiri terus dikasihkan tetangga," jelasnya.

Hal yang sama juga dikatakan Endah Yati salah satu warga RT 07. Dia merasa sangat senang, sebab harga masker dan hand sanitizer sangat mahal.

"Wes mahal ndak ada, kalau di rumah kan gampang pakai sabun, nah yang kerja," pungkasnya.

Kreatif! Sejumlah Pemuda di Polman Bikin Hand Sanitizer dari Daun Sirih:

(fat/fat)