Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP Aristianto Budi Sutrisno mengatakan optimalisasi layanan tersebut akan mengurangi jumlah antrean pembayar pajak kendaraan dan perpanjangan STNK yang ada di Kantor Samsat, sehingga tidak terjadi kerumuman.
"Sebetulnya untuk kantor masih buka, tapi untuk pembayar pajak kami lebih mengarahkan lewat drive thru, sebab dengan drive thru jarak antar pemohon terjaga," kata Aris, Kamis (2/4/2020).
Menurutnya layanan di drive thru dinilai lebih efektif, sebab untuk satu pemohon membutuhkan waktu kurang dari lima menit. Sedangkan untuk mendukung upaya pencegahan Covid-19, Sat Lantas juga telah melengkapi dengan alat cuci tangan.
Sementara itu di tempat terpisah Polres Tulungagung membentuk posko tanggap darurat corona di Terminal Gayatri Tulungagung, bersama sejumlah instansi terkait, seperti TNI, Satpol PP dan Kementerian Perhubungan.
"Posko ini untuk memantau pergerakan orang yang naik angkutan umum dari luar kota masuk ke wilayah Tulungagung dengan melakukan pengecekan suhu tubuh, penyemprotan disinfektan dan cuci tangan," ujar Aris.
Dijelaskan Aris, dengan posko bersama tersebut diharapkan seluruh penumpang angkutan umum akan terpantau kondisi kesehatannya. Sehingga apabila ada warga memiliki suhu tubuh tinggi bisa diambil langkah tindak lanjut sesuai prosedur yang berlaku. (iwd/iwd)