Gandeng UMKM, Banyuwangi Produksi Ribuan APD untuk Tenaga Medis

Ardian Fanani - detikNews
Rabu, 01 Apr 2020 22:31 WIB
Alat pelindung diri (APD) tenaga medis untuk menangani pasien virus corona sangat terbatas. Pemkab Banyuwangi memproduksi ribuan pakaian APD dengan menghandeng UMKM setempat.
Bupati Anas (kanan)/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

Alat pelindung diri (APD) tenaga medis untuk menangani pasien virus corona sangat terbatas. Pemkab Banyuwangi memproduksi ribuan pakaian APD dengan menggandeng UMKM setempat.

Salah satu UMKM yang dilibatkan memproduksi APD yakni Dafa Jaya Konveksi, di Dusun Cangaan, Kecamatan Genteng. Pemiliknya, Nur Basuki Abdullah mengatakan, pihaknya mendapatkan pesanan sebanyak 300 APD dari pemkab.

"Dokter dari Dinas Kesehatan datang memberikan contoh serta standar-standar yang harus dipenuhi dalam pembuatan APD. Kami lalu produksi dengan supervisi Dinas Kesehatan," kata Abas, panggilan Nur Basuki, saat dikunjungi Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Rabu (1/4/2020).

Abas memilih material kain parasut yang kedap air sesuai arahan Dinkes. "Kami punya beberapa material parasut, dari yang biasa hingga bahan super. Tinggal memilih saja. Bahan menentukan harga. Kami mematoknya per APD Rp 140 ribu sampai Rp 175 ribu per baju," beber Abas.


Abas sangat berhati-hati dalam proses produksi APD. Mengingat baju ini salah satu perlengkapan standar untuk melindungi tenaga medis dari paparan virus.

"Tidak semua penjahit yang ada kami libatkan. Karena pengerjaannya perlu detail. Kami memproduksi di satu tempat, agar setiap prosesnya bisa kami awasi dengan baik dan steril. Semua penjahit memakai masker. Alat-alat juga kami sterilkan," ujarnya.

Dia bersyukur dengan order membuat APD ini karena menjadi angin segar usaha mereka di tengah kondisi perdagangan yang lesu akibat imbas wabah corona.

"Orderan kami turun. Alhamdulillah ada pesanan APD, kami bisa bernapas lega. Bisa untuk membayar cicilan sekaligus membayar gaji para karyawan," tutur Abas.

Selanjutnya
Halaman
1 2