Tak Potong Gaji ASN untuk Bantu Corona, Khofifah Minta ASN Bersedekah

Hilda Meilisa - detikNews
Selasa, 31 Mar 2020 21:49 WIB
gubernur khofifah
Gubernur Khofifah (Foto: Faiq Azmi)
Surabaya -

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan tak akan memotong gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk membantu penanganan virus Corona. Namun, Khofifah berharap ada sumbangan dalam bentuk infaq hingga sedekah.

Khofifah berharap sumbangan ini datang dari para kepala OPD di lingkup Pemprov Jatim.

"Pemprov Jatim tak melakukan pemotongan dalam jumlah baik presentatif atau kualitatif, yang kemudian menjadi kewajiban, tidak. Tetapi bahwa pimpinan OPD masing-masing kita harapkan mereka akan memberikan infaq shodaqohnya," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (31/3/2020).

Sementara untuk ASN di golongan 1 dan 2, Khofifah justru meminta para pimpinan OPD untuk mengirim surat ke Bank. Surat ini untuk memberikan relaksasi pembayaran kredit atau cicilan di bank.

"Kemudian untuk pimpinan OPD, bahkan saya meminta mengirim surat kepada bank tertentu di mana ada stafnya yang mempunyai pinjaman. Misalnya adalah para pegawai yang masuk pada golongan 1 dan 2. Karena golongan 1 dan 2 kalau misalnya tak ada perjalanan dinas, mereka ada yang kesulitan membayar cicilan, terutama cicilan rumah dan motor. Jadi beda. Yang OPD kita menyampaikan supaya mereka memberikan infaq dan shodaqoh. Jadi tidak sama. Kalau di ASN kami tidak akan menyamaratakan," papar Khofifah.

Nantinya, Khofifah juga meminta timnya untuk menyiapkan format sumbangan dalam bentuk infaq dan shodaqoh. Jadi, sumbangan ini akan diberikan semampu dan seikhlasnya, tidak disamaratakan.

"Saya meminta tim biro hukum dan inspektorat menyiapkan formatnya, jadi bukan kewajiban dipotong sama rata. Tapi, justru golongan 1 dan 2 saya meminta mereka menyurat ke perbankan, isi suratnya adalah supaya mereka memberikan relaksasi pembayaran utang bagi golongan 1 dan golongan 2," pungkas Khofifah.

(hil/iwd)