Unair Tak Tanggung Jawab soal Klaim Suplemen Pelawan Corona

Esti Widiyana - detikNews
Selasa, 31 Mar 2020 12:54 WIB
Universitas Airlangga (Unair) tidak bertanggung jawab atas klaim dua penelitinya yang menyebutkan suplemen temuan mereka bisa membantu tubuh melawan virus coorona. Seperti yang disampaikan Warek 4 Bidang Bisnis dan Alumni Unair, Prof Junaidi Khotib, S.Si., M.Kes., Ph.D., Apt.
Universitas Airlangga (Unair) Surabaya/Foto: Esti Widiyana
Surabaya -

Universitas Airlangga (Unair) tidak bertanggung jawab atas klaim dua penelitinya yang menyebutkan suplemen temuan mereka bisa membantu tubuh melawan virus corona. Seperti yang disampaikan Warek 4 Bidang Bisnis dan Alumni Unair, Prof Junaidi Khotib, S.Si., M.Kes., Ph.D., Apt.

Menurutnya, penelitian yang dilakukan Tim Abdul Rohim Tualeka merupakan penelitian yang menghasilkan suatu produk makanan. "Suatu produk makanan tidak boleh dilakukan klaim atau mengarahkan indikasi terhadap penanganan suatu penyakit," kata Junaidi, Selasa (31/3/2020).

Junaidi menambahkan, seharusnya produk edar memiliki Sertifikat Produksi Pangan-Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) dan nomor izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).


Jika terdapat bahan makanan yang mempunyai khasiat tertentu, harus dibuktikan terlebih dahulu melalui berbagai tahapan. Antara lain uji keamanan, uji khasiat, dan uji klinis.

"Ketika suatu produk diarahkan menjadi obat, baru bisa ada klaim atau indikasi penggunaan dari obat tersebut," ujarnya.

Sedangkan proses penelitian yang dilakukan Abdul Rohim, lanjut Junaidi, masih sebatas formula makanan untuk upaya menjaga kesehatan. Produk itu berisi coklat, ekstrak delima, dan serbuk tambahan dalam beberapa jumlah.

Selanjutnya
Halaman
1 2