Banyuwangi Umumkan Satu Pasien Positif Terjangkit Virus Corona

Ardian Fanani - detikNews
Minggu, 29 Mar 2020 21:32 WIB
persebaran virus corona di banyuwangi
Persebaran corona di Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani/detikcom)
Banyuwangi -

Pemkab Banyuwangi mengumumkan satu pasien positif terinfeksi virus corona. Sebelumnya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Kini sudah dirawat di ruang isolasi RSUD Blambangan.

"Hasil tes sudah keluar, yang bersangkutan positif. Saat ini kondisinya stabil, sudah membaik, sudah bisa makan lancar, sudah copot ventilator. Karena kondisinya yang terus membaik, dalam dua hari ke depan kami lakukan dan kirim lagi tes swab pasien tersebut," ujar Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr Widji Lestariono kepada wartawan, Minggu (29/3/2020).

Rio, sapaan akrab Widji Lestariono menambahkan, pasien tersebut mempunyai riwayat dari daerah yang telah terjangkit virus corona. "Semua keluarga dan riwayat kontak sudah kami kantongi sejak pekan lalu, dan semua sudah masuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP), sudah dilakukan isolasi," ujarnya.

Saat ini, lanjut Rio, terdapat 196 ODP di Banyuwangi. Adapun PDP nol, dari yang sebelumnya satu orang, karena sudah naik status menjadi positif Covid-19.

Sementara Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas kembali mengingatkan agar semua pihak menjaga kesehatan dan mematuhi imbauan untuk menjaga jarak (physical distancing).

"Banyuwangi sudah masuk zona merah, karena sudah ada yang positif corona. Ini harus jadi perhatian semua orang dengan jaga kesehatan dan jaga jarak," ujarnya.

Dari sisi pemerintah daerah, lanjut Anas, pihaknya telah menyiapkan lebih dari 350 bed isolasi yang tersebar di sejumlah rumah sakit dan ruang isolasi darurat. Penyemprotan disinfektan dilakukan setiap hari di berbagai ruang publik. Polresta Banyuwangi pun mulai menerapkan kebijakan physical distancing dengan menutup sejumlah ruas jalan pada waktu tertentu.

Pemkab Banyuwangi juga telah merelokasi APBD untuk penanganan Covid-19, baik untuk penambahan bed isolasi, APD tenaga medis, alat rapid test, maupun berbagai alat penunjang lainnya.

(fat/fat)