18.400 Alat Rapid Test Siap Digunakan di Jatim, Ini Prioritasnya

Faiq Azmi - detikNews
Jumat, 27 Mar 2020 13:10 WIB
Pemprov Jatim akan menggelar rapid test Covid-19 serentak di 38 kabupaten/kota mulai hari ini. Sebanyak 18.400 alat rapid test sudah didistribusikan ke 65 rumah sakit rujukan dan Dinas Kesehatan di Jatim.
Gubernur Khofifah/Foto: Faiq Azmi

"Prioritas pertama adalah yang mengalami kontak erat risiko tinggi. Mereka adalah yang memiliki kontak dengan kasus konfirmasi positif covid-19. Termasuk di dalamnya adalah tenaga kesehatan, dokter, perawat dan juga yang mengantar dan membersihkan ruangan di tempat orang positif covid-19 dirawat," imbuh Khofifah.

Selain itu, yang juga masuk dalam prioritas pertama juga mereka yang berada dalam satu ruangan yang sama dengan kasus positif mulai 2 hari sebelum kasus timbul, sampai 14 hari setelah kasus timbul.

Serta orang yang bepergian bersama dengan segala jenis alat angkutan atau kendaraan mulai 2 hari sebelum kasus timbul sampai 14 hari setelah kasus timbul.

Kemudian prioritas kedua adalah mereka yang berstatus PDP, bila pemeriksaan PCR tidak memungkinkan dilakukan atau memerlukan waktu yang lama. Lalu prioritas ketiga adalah ODP sedangkan jenjang prioritas keempat adalah mereka yang memiliki kontak erat risiko rendah.

"Bagi rumah sakit yang sudah mendapatkan alat rapid test, maka saya minta untuk segera melakukan rapid test virus corona ini. Akan tetapi penting diingat jangan sampai tesnya dilakukan secara massal dan malah membuat pusat keramaian baru. Tetap jaga jarak aman," tegas Khofifah.


Per Kamis (26/3), total kasus positif covid-19 di Jawa Timur mencapai 59 orang. Delapan tambahan kasus positif terdiri dari 2 di Surabaya, 3 di Sidoarjo, 2 di Kediri dan 1 di Gresik.

Dengan begitu, saat ini untuk rincian perkembangan kasus covid-19 positif di Surabaya ada 33 orang. Di Kabupaten Sidoarjo ada 8 orang, di Magetan ada 8 orang, Kabupaten Malang ada 4 orang, Kabupaten Kediri 2 orang, Kota Malang 2 orang, Kabupaten Blitar ada 1 orang serta Gresik ada 1 orang.

Sedangkan yang terkonfirmasi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Jatim 221 orang, dan untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang terkonfirmasi ada 3.055 orang.

Dari total jumlah kasus positif covid-19 di Jatim, 7 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh. Sedangkan untuk kasus positif yang meninggal menjadi 3 orang. Satu orang dari Surabaya, satu orang dari Sidoarjo dan satu orang dari Malang.

Halaman

(sun/bdh)