Cegah Corona, Warga Ngawi Mandi Disinfektan Sebelum Masuk Pelayanan Publik

Sugeng Harianto - detikNews
Kamis, 26 Mar 2020 21:19 WIB
Polres Ngawi
Pemohon SIM 'mandi' di bilik disinfektan (Foto: Sugeng Harianto)
Ngawi -

Semangat pencegahan penyebaran virus corona (covid-19) mewarnai berbagai tempat layanan Polres Ngawi. Warga rela antre untuk dimandikan dengan disemprot disinfektan sebelum masuk ke ruang layanan publik.

"Alhamdulillah senang bisa menikmati layanan mandi semprot disinfektan dari pak polisi di Ngawi. Saya antre mau ngurus perpanjangan SIM dan nanti juga ngurus pajak sepeda motor ke Samsat," ujar Sumiati (43) warga, Pangkur, kepada detikcom di Mako Polres Ngawi, Kamis (26/3/2020).

Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto mengatakan penyediaan bilik disinfektan terbagi beberapa pada titik pelayanan Polres Ngawi. Tempat mandi disinfektan, lanjut Dicky diberikan istilah Bistic kependekan dari Bilik Disinfektan Anti Corona.

"Ini merupakan antisipasi pencegahan perkembangan Pandemik Virus Corona (Covid-19) pada ruang pelayanan Publik Polres Ngawi. Kita namai Bistic atau Bilik Disinfektan Anti Corona," paparnya.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Bobby Mochammad Zulfikri, menjelaskan ada tiga lokasi bilik penyemprotan disinfektan yakni Mako Polres ngaw, Samsat Ngawi kota dan Samsat Kecamatan Widodaren. Masyarakat bisa menemukan bilik tersebut dan wajib untuk mandi cairan disinfektan.

"Jadi semua yang masuk di pelayanan publik tiga tadi wajib mandi disinfektan. Tanpa kecuali termasuk anggota yang baru datang," kata Bobby.

Bobby menyampaikan sebelum mandi disinfektan, terlebih dahulu dicek suhu tubuh dengan menggunakan thermal gun. Selain itu setiap pelayanan publik lingkungan polres Ngawi juga dilakukan penyediaan wastafel lengkap dengan sabun cuci tangan.

"Kami sediakan tempat cuci tangan termasuk sabun pada pintu masuk Polres Ngawi dan KB Samsat Ngawi sebelum memasuki bilik disinfektan," jelasnya.

Pantauan detikcom dalam antisipasi pencegahan virus corona juga dilakukan penataan kursi ruang tunggu pemohon SIM dan pajak dengan jarak satu meter. Pengunjung juga wajib memperhatikan jarak aman minimal satu meter untuk mendukung penerapan pola social distancing.

(iwd/iwd)