Trenggalek Siapkan Asrama Diklat Jadi Ruang Isolasi Tambahan

Adhar Muttaqin - detikNews
Kamis, 26 Mar 2020 20:17 WIB
Trenggalek Siapkan Asrama Diklat Jadi Ruang Isolasi Tambahan
Asrama Diklat di Trenggalek Jadi Ruang Isolasi Tambahan (Foto: Adhar Muttaqin/detikcom)
Trenggalek -

Pemkab Trenggalek menyiapkan asrama diklat sebagai ruang isolasi tambahan. Ini pascapenunjukan RSUD dr Soedomo sebagai rumah sakit rujukan untuk penanganan virus corona.

Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin, mengatakan belasan kamar yang ada di Asrama Diklat Badan Kepegawaian Daerah (BKD) akan disulap menjadi ruang isolasi sesuai standar kesehatan. Sejumlah fasilitas seperti tempat tidur dan fasilitas penunjang lain akan terlebih dahulu akan diganti selayaknya rumah sakit.

Alih fungsi ruang itu diharapkan akan mampu menambah kapasitas kamar perawatan jika terjadi ledakan kasus di Trenggalek.

"Harapannya Trenggalek tidak ada yang positif, tapi kalaupun itu terjadi kami sudah punya langkah antisipasi. Jangan sampai pasien datang tertolak rumah sakit karena keterbatasan ruang perawatan," kata M Nur Arifin, Kamis (26/3/2020).

Ruang isolasi tambahan di Trenggalek/Ruang isolasi tambahan di Trenggalek/ Foto: Adhar Muttaqin

Asrama tersebut nantinya memiliki kapasitas 18 kamar. Selain itu pemerintah daerah juga akan menyiapkan masing-masing satu kamar isolasi di 20 puskemas rawat inap yang tersebar

"Kalau yang saat ini, RSUD dr Soedomo ini memiliki kapasitas kamar isolasi hanya 12 kamar dan sudah terisi tiga. Sehingga nanti jika asrama siap dan puskesmas juga siap maka akan asa tambahan 38 kamar," imbuhnya.

Arifin memastikan hingga saat ini belum ada satupun warganya yang positif terpapar virus corona. Namun saat ini rumah sakit tengah merawat dua pasien berstatus PDP.

"Trenggalek ini yang banyak adalah ODR-nya (Orang Dalam Risiko) ada sekitar 1.600 orang," ujarnya.

(fat/fat)