Nyepi, Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Ditutup

Ardian Fanani - detikNews
Rabu, 25 Mar 2020 01:58 WIB
penyeberangan ketapang-gilimanuk ditutup karena nyepi
Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk ditutup karena Nyepi (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Tepat pukul 00.00 WIB, Pelabuhan Ketapang Banyuwangi ditutup sementara untuk menghormati umat Hindu di Bali memperingati Hari Raya Nyepi 2020. Kapal-kapal dari pelabuhan Ketapang disetop untuk melakukan aktivitas bongkar muat. Hanya dari pelabuhan ASDP Gilimanuk yang hanya melayani penumpang hingga pukul 05.00 WITA.

Kapal-kapal yang sudah melayani penyeberangan dari Gilimanuk ke Banyuwangi langsung bersandar di bibir pantai sekitar pelabuhan ASDP Ketapang, Rabu (25/3/2020). Mereka akan beroperasi kembali pada hari Kamis (26/3/2020) pukul 06.00 WIB.

"Setelah pukul 00.00 WIB resmi pelabuhan kita tutup sementara menghormati perayaan Nyepi umat Hindu di Bali," ujar Fahmi Alweni, GM PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang kepada detikcom.

Sebelum penutupan, kendaraan yang menyeberang didominasi oleh kendaraan roda dua, di susul roda empat, dan truk kontainer. Semua armada tersebut memilih melakukan perjalanan pada malam hari untuk menyebrang ke Jawa.

"Sebelum penutupan memang kendaraan terpantau mengalami peningkatan, namun nyepi tahun ini turun signifikan, karena adanya dampak Virus Korona (COVID-19)," kata Fahmi.

Sementara itu data dari pelabuhan ASDP Ketapang-Gilimanuk pada malam puncak arus liburan Nyepi pada tahun 2019 terdapat 4.464 penumpang, 9.485 unit kendaraan roda dua, dan 7.998 unit kendaraan roda empat yang menyeberang. Namun pada tahun ini, hanya terdapat 1.104 penumpang, 7.059 unit kendaraan roda dua, dan 6.127 unit kendaraan roda empat yang menyeberang.

"Penurunan ini mencapai 70 persen. dibandingkan data pada tahun 2019 yang lalu. Kondisinya memang sepi, karena ada isu korona (COVID-19) sehingga penumpang turun drastis," pungkasnya.

(iwd/iwd)