Warga Pacitan yang Begadang Rame-rame di Kafe Dibubarkan

Purwo Sumodiharjo - detikNews
Selasa, 24 Mar 2020 09:09 WIB
polisi bubarkan keramaian di pacitan
Polisi bubarkan anak muda yang masih nongkrong di kafe di Pacitan (Foto: Purwo Sumodiharjo)
Pacitan -

Pemerintah resmi mengimbau masyarakat menghindari kerumunan massa untuk cegah penyebaran corona. Namun ternyata masih ada warga yang belum mengindahkannya.

Terbukti sejumlah kafe dan warung di Pacitan masih dipadati pelanggan hingga tengah malam. Hal ini seperti terpantau di sejumlah tempat nongkrong di Kecamatan Kota, Senin (23/3/2020) malam.

Aparat pun tidak tinggal diam. Tim gabungan diterjunkan ke sejumlah lokasi. Tim yang terdiri unsur Polri/TNI dan Satpol PP menertibkan warga yang tengah begadang. Mereka diminta bubar dan pulang ke rumah masing-masing.

"Mari kita bersama mencegah corona dengan menghindari kerumunan. Kami mohon dengan hormat agar segera pulang ke rumah masing-masing," ucap Kompol Sukoco, Kabag Ops Polres Pacitan melalui pengeras suara di parkir timur alun-alun.

Tidak itu saja, petugas juga menghampiri mereka untuk memberi penjelasan terkait pentingnya tetap berada di rumah. Beberapa pemuda yang sebelumnya duduk di area itu bergegas menyalakan mesin motor dan meninggalkan lokasi.

Berikutnya, tim melakukan patroli keliling. Iring-iringan kembali berhenti di beberapa titik untuk memberikan imbauan dan sosialisasi. Antara lain di sebuah kafe di Jalan Pierre Tendean, warung tenda di perempatan Cuwik, dan Jalan Lintas Selatan. Di lokasi terakhir, polisi sempat merazia anak punk yang bergerombol di tepi jalan.

Patroli juga menyasar tempat hiburan. Salah satunya tempat karaoke di jalan raya Pacitan-Solo, Lingkungan Tamperan. Dari lokasi tersebut polisi mengamankan beberapa pria yang diduga tengah mabuk. Petugas juga menemukan barang bukti minuman beralkohol.

"Untuk pemilik warung makan kami tidak melarang berjualan. Bagi pembeli kami mohon kesadarannya. Jadi bisa pake sistem take away, beli dibungkus dan dimakan di rumah," kata Kapolres Pacitan AKBP Didik Hariyanto yang ikut dalam penertiban.

Pasar di Polewali Mandar Disemprot Disinfektan, Pedagang Terpaksa Libur:

(iwd/iwd)