Warga Surabaya Dapat Minuman Rempah-rempah dan Telur Rebus

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Minggu, 22 Mar 2020 15:27 WIB
PDIP Kota Surabaya turut aktif dalam upaya pencegahan
Foto: Istimewa
Surabaya -

Mencegah penyebaran wabah virus corona, PDIP Kota Surabaya membagi-bagikan minuman rempah-rempah. Selain itu wedang pokak, dan telur rebus juga dibagikan ke warga.

Kegiatan yang mengusung gerakan "Suroboyo Wani Sehat", yang dikampanyekan kader-kader banteng moncong putih di Kota Pahlawan. Selain itu, mereka sembari membagi-bagikan poster atau leaflet tentang protokol kesehatan menangani virus Corona.

"Wedang pokak diproduksi oleh dapur DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya. Atas instruksi Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri dan bimbingan Wali Kota Surabaya Bu Risma," kata Anas Karno, Wakil Sekretaris DPC PDIP Kota Surabaya, Minggu (22/3/2020).

Minuman rempah-rempah hasil kandungan bumi Nusantara itu diperoleh kader-kader PDIP, dengan berbelanja di pasar-pasar tradisional. Anas Karno dan tim PDIP keluar masuk kios pasar untuk mencari bahan-bahan baku yang diperlukan.

"Ada jahe, serai, kapulaga, daun pandan, gula merah dan kayu manis. Kami telah berbelanja untuk keperluan beberapa hari ke depan," ujar Anas Karno, yang juga Wakil Ketua Komisi B Bidang Perekonomian DPRD Kota Surabaya.

Anas menambahkan, minuman rempah-rempah sangat bagus untuk memelihara stamina tubuh. Menjaga kesehatan badan. Begitu juga bagi-bagi telur rebus. Pada putih telur mengandung imonoglobulin, yang sangat bagus untuk meningkatkan stamina tubuh.Tidak hanya di pergerakan secara nyata, PDIP Kota Surabaya juga mengampanyekan di media sosial tentang "Suroboyo Wani Sehat". Di akun instagram milik DPC PDIP Kota Surabaya, juga telah diunggah resep pembuatan minuman rempah-rempah.

"Kepada masyarakat, kami terangkan, kalau stamina tubuh terjaga bagus disertai pola hidup yang sehat, maka tubuh kita tidak rentan oleh penyakit. Termasuk virus Corona," lanjut Anas Karno.

Menurut Anas, hidup sehat itu diantaranya kebiasaan mencuci tangan di air yang mengalir. Sehingga kotoran-kotoran yang menempel di tangan menjadi larut. Kebisaan itu selain berlaku untuk orang dewasa, juga sangat penting diajarkan pada anak-anak.

Dengan kampanye keluar masuk kampung pemukiman padat penduduk, diharapkan masyarakat turut bergerak secara gotong-royong untuk menjaga pola hidup sehat. Masyarakat Surabaya dapat memproduksi minuman rempah-rempah itu di rumah.

"Kami telah bekerja sejak Rabu 18 Maret lalu, atas arahan Ibu Risma, yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kebudayaan," tandas Anas Karno.

(fat/fat)