Canda Risma Soal Surabaya Zona Merah Corona, Risma: Memang, karena PDIP

Esti Widiyana - detikNews
Sabtu, 21 Mar 2020 23:57 WIB
Wali Kota Risma
Wali Kota Risma (Foto: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya -

Kota Surabaya dan kawasan Malang Raya mendapat zona merah oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Jumat (20/3). Sebab saat itu sudah ada 15 yang positif corona di Jatim.

Saat Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dimintai tanggapan soal Surabaya masuk zona merah, dia justru menimpa jawaban dengan candaan.

"Memang zona merah? karena PDIP. Hahahaha," kata Risma kepada wartawan sambil bercanda di rumah dinasnya Jalan Sedap Malam, Sabtu (21/3/2020).

Risma selama ini merupakan kader PDI Perjuangan. Bahkan Risma telah dilantik Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua DPD PDIP bidang Kebudayaan Agustus 2019 lalu.

Usai menjawab pertanyaan wartawan, Risma juga sempat berteriak 'merdeka'.

"Eei merdeka, merdeka tiba-tiba. Jawabanku gitu, hayo. Merdeka," katanya dengan tersenyum.

Perlu diketahui, selama ini Risma telah melakukan banyak cara untuk mengantisipasi penyebaran virus corona di Surabaya. Seperti menyemprot disinfektas di ruang publik dan jalan, membuat wastafle postable, menyediakan hand sanitizer disemua tempat.

Bahkan, hari ini Risma menerima bilik dan trowongan sterilisasi dari Institut Teknologi Telkom Surabaya (ITTS).

Menurutnya, saat ini banyak yang membuat teknologi sterilisasi untuk badan. Dia berpikir teknologi seperti ini lebih sempurna untuk disinfektan dibanding dengan cuci tangan biasa.

"Tadi disampaikan virus covid itu dia bahannya kayak lemak. Jadi sebetulnya sabun itu juga bisa membunuh tapi kalau cuman cuci tangan kita ndak tahu dia nempelnya di mana. Tapi kalau ini seluruh badan bisa kena," jelasnya.

(fat/fat)