Polisi Tulungagung Bongkar Praktik Perdagangan Lumba-lumba

Adhar Muttaqin - detikNews
Jumat, 20 Mar 2020 21:52 WIB
Polisi Tulungagung Bongkar Praktik Perdagangan Lumba-lumba
Barang bukti dugaan perdagangan lumba-lumba di Tulungagung/Foto: Istimewa
Tulungagung -

Polisi Tulungagung mengungkap dugaan praktik perdagangan lumba-lumba di kawasan pesisir selatan. Polisi menyita sembilan ekor lumba-lumba yang telah mati.

Paur Humas Polres Tulungagung Ipda Anwari mengatakan, pengungkapan perdagangan hewan dilindungi tersebut dilakukan Polsek Kalidawir pada dini hari tadi. Dari kasus ini, polisi mengamankan pelaku SNR (49) warga Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung.


"Sedangkan barang bukti yang diamankan adalah Lumba-lumba jenis moncong panjang. Semuanya dalam kondisi telah mati," kata Anwari, Jumat (20/3/2020).

Barang bukti mamalia laut tersebut rata-rata telah disembelih dan siripnya telah dihilangkan. Anwari menjelaskan, pengungkapan perdagangan hewan dilindungi tersebut bermula dari informasi masyarakat tentang adanya praktik perdagangan Lumba-lumba di daerah Sine, Desa Kalibatur. Informasi itu langsung direspons polisi dengan melakukan langkah penyelidikan.