Komisi III DPR Apresiasi TACS dan Astuti Mobile Inovasi Polisi di Tulungagung

Adhar Muttaqien - detikNews
Rabu, 18 Mar 2020 22:07 WIB
polres tulungagung
Saat Arteria Dahlan ke Polres Tulungagung (Foto: Adhar Muttaqien)
Tulungagung -

Komisi III DPR RI mengapresiasi inovasi Traffic Accident Claim System (TACS) dan Astuti Mobile Satlantas Polres Tulungagung, sebagai upaya untuk memangkas birokrasi dan mendekatkan layanan ke masyarakat.

Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan saat berkunjung ke Polres Tulungagung, mengatakan TACS adalah salah satu layanan yang layak mendapatkan apresiasi, sebab masyarakat akan terbantu dalam melakukan klaim asuransi Jasa Raharja saat mengalami kecelakaan lalu lintas.

"Terima kasih atas inovasi dari Polres Tulungagung yang sudah memangkas birokrasi dalam penanganan kecelakaan khususnya untuk klaim asuransi. Kami sangat Apresiasi untuk TACS dan ini menjadi bahan kami yang akan dilaporkan kepada Kapolri," kata Arteria, Rabu (18/3/2020).

TACS merupakan bentuk kerjasama kolaboratif antara Polres Tulungagung, Jasa Raharja, rumah sakit dan BPJS Kesehatan dalam penanganan klaim asuransi kecelakaan lalu lintas. Sistem kerjanya sederhana, melalui teknologi digital, saat korban kecelakaan lalu lintas dibawa ke UGD, maka petugas rumah sakit akan menginput data pada sistem aplikasi.

Dari situlah maka secara otomatis, sistem akan memberikan notifikasi ke Jasa Raharja. Selanjutnya Jasa Raharja akan melakukan pemeriksaan informasi serta keterangan kepolisian terkait korban kecelakaan tersebut.

Jika dinyatakan layak untuk mendapatkan klaim asuransi maka pembiayaan korban dinyatakan klir. Namun apabila dari pemeriksaan dinyatakan ditolak oleh Jasa Raharja, maka akan muncul notifikasi ke pihak rumah sakit dan secara otomatis sistem akan mengalihkan informasi klaim ke BPJS Kesehatan.

Tak hanya sistem TACS, Arteria juga memberikan apresiasi terhadap inovasi layanan Astuti Mobile. Sebab layanan keliling tersebut mampu memudahkan masyarakat untuk mendapatkan tiga layanan sekaligus, yakni perpanjangan SIM, SKCK serta layanan keimigrasian.

Layanan tersebut akan memudahkan masyarakat, apalagi di wilayah Tulungagung banyak masyarakat yang menjadi TKI, sehingga beberapa pengurusan dokumen keimigrasian bisa lebih dekat dan tidak perlu ke Kantor Imigrasi Blitar.

Mobil pelayanan terintegrasi itu biasanya mendatangi beberapa titik kumpul warga, seperti di GOR Lembu Peteng Tulungagung.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP Aristianto Budi Sutrisno, mengatakan akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui berbagai inovasi.

"Sejumlah inovasi itu adalah bentuk upaya kami dalam memudahkan masyarakat. Salah seperti TACS, itu akan memotong banyak birokrasi. Kemudian Astuti Mobile, masyarakat yang saat siang masih sibuk bisa mengurus keperluan SIM, SKCK dan imigrasi pada malam hari," kata Aris.

(iwd/iwd)