Khofifah Beli Langsung Masker dan APD ke Pabrik, Ini Alasannya

Enggran Eko Budianto - detikNews
Rabu, 18 Mar 2020 19:59 WIB
gubernur khofifah
Foto: Enggran Eko Budianto
Jombang -

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta kuota pembelian khusus ke pabrik untuk memenuhi kebutuhan masker dan baju Alat Perlindungan Diri (APD) selama penanganan corona di wilayahnya. Dia memastikan pabrik-pabrik tersebut masih mampu memenuhi kebutuhan masker dan baju APD di Jatim dan daerah lainnya di tanah air.

Kuota pembelian masker dan APD secara khusus itu salah satunya diminta Khofifah dari PT Jayamas Medica Industri di Jalan A Yani, Kecamatan Mojoagung, Jombang. Menurut Khofifah, pabrik ini memproduksi masker, baju APD dan hand sanitizer.

"Karena ada beberapa pabrik di Jatim yang memproduksi masker, maka saya akan minta kuota untuk membeli secara khusus paling tidak untuk 14 hari ke depan, terhitung mulai besok," kata Khofifah kepada wartawan usai melihat langsung proses produksi masker, baju APD dan hand sanitizer PT Jayamas, Rabu (18/3/2020).

Khofifah menjelaskan PT Jayamas mempunyai kuota produksi yang cukup besar. Menurut dia, pabrik ini mampu menghasilkan 300.000 masker dan 1.000 baju APD per hari.

Masker dan baju APD sangat penting untuk melindungi para dokter dan paramedis dari virus corona saat merawat pasien di Jatim. Masker juga rencananya akan dibagikan ke para driver ojek untuk mencegah penyebaran virus corona. Oleh sebab itu, pihaknya meminta kuota pembelian secara khusus untuk menjamin kebutuhan di Jatim tercukupi.

"Supaya masyarakat Jatim, terutama dokter, paramedis dan yang memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat bisa tercukupi. Jadi, tidak ada kata kurang," terangnya.

Kapasitas produksi pabrik-pabrik masker, APD dan hand sanitizer di Jatim, kata Khofifah, akan dia laporkan ke pemerintah pusat. Dia berharap sejumlah perusahaan itu juga mampu memenuhi kebutuhan daerah lain di tanah air.

"Karena saudara-saudara kita di berbagai daerah juga butuh, kita juga harus berbagi untuk daerah lain. Perusahaan ini juga akan memenuhi kebutuhan daerah-daerah lain," ujarnya.

Hanya saja, Khofifah belum bisa menyebutkan kuota pembelian masker dan baju APD yang akan dilakukan Pemprov Jatim. "Kuotanya biar dihitung nanti," tegasnya.

Direktur Operasional PT Jayamas Leonard menuturkan, pabriknya mempunyai kapasitas produksi maksimal 1 juta masker per hari. Karena terbatasnya bahan baku saat ini, pihaknya hanya mampu memproduksi 300.000 masker per hari.
"Kami distribusi secara nasional," tandasnya.

(iwd/iwd)