Jessica Iskandar Minta Panggilan Soal Kasus Carding Ditunda, Ini Alasannya

Hilda Meilisa - detikNews
Senin, 16 Mar 2020 15:18 WIB
Direskrimsus Polda Jatim Kombes Gidion Arif Setyawan
Direskrimsus Polda Jatim Kombes Gidion Arif Setyawan (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya -

Jessica Iskandar diketahui telah menunda pesta pernikahannya yang akan digelar di Bali. Jedar, sapaan akrabnya juga meminta penundaan waktu untuk diperiksa Polda Jatim terkait kasus pembobolan kartu kredit atau carding.

Sebelumnya, Jessica akan diperiksa atas keterlibatannya yang menerima endorse tiket dari akun instagram @tiketkekinian. Akun tersebut menjual promo tiket yang didapatkannya dengan membobol kartu kredit orang lain atau carding.

Direskrimsus Polda Jatim Kombes Gidion Arif Setyawan mengaku belum mendapatkan konfirmasi lagi kapan Jessica akan hadir.

"Jadi saat ini kondisi Jessica tak memungkinkan untuk diperiksa, karena dia barusan membatalkan pernikahannya di Bali, akibat wabah corona," ungkap Gidion di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Senin (16/3/2020).

Pihak Jessica pun memohon waktu untuk menunda jadwal pemeriksaan karena sedang mengisolasi diri akibat corona. Gidion menyebut pihaknya juga memaklumi kondisi ini, dengan melakukan penjadwalan ulang pemeriksaan Jessica.

"Jadi dia masih memohon waktu untuk diperiksa. Dia juga sedang mengisolasi diri. Memang dengan adanya corona ini sedikit kendala, kita juga tidak bisa memaksa," imbuh Gidion.

Sebelumnya, polisi telah memeriksa sejumlah artis dan selebgram yang menjadi endorse akun tiketkekinian. Akun tersebut menjual promo tiket yang didapatkannya dengan cara membobol kartu kredit 500-an warga Jepang.

Sejumlah artis dan selebgram yang diperiksa seperti Karin Novilda alias Awkarin, Gisella Anastasia, Tyas Mirasih, Ruth Stefanie, hingga Sarah Gibson.

Polda Jatim juga telah meringkus empat tersangka pembobolan kartu kredit atau carding. Lewat aksinya, tersangka meraup keuntungan ratusan juta. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 32 ayat (1) juncto Pasal 48 ayat (1) UU Informasi Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP dan/atau Pasal 56 KUHP, dengan hukuman maksimal 10 tahun penjara, dan denda Rp 5 Miliar.

Tonton juga Gisel dan Tyas Mirasih Akui Kenal Tersangka Carding dari Media Sosial :

[Gambas:Video 20detik]




(hil/iwd)