Kuasa Hukum Bantah Pendeta Cabuli Jemaat Selama 6 Tahun Karena Fantasi

Hilda Meilisa - detikNews
Jumat, 13 Mar 2020 12:19 WIB
Pendeta yang cabuli jemaat ditangkap
Foto: Amir Baihaqi
Surabaya -

Seorang pendeta di Surabaya, Hanny Layantara ditetapkan menjadi tersangka kasus pencabulan jemaatnya yang saat itu masih di bawah umur. Hanny disebut melakukan hal ini karena fantasi.

Kuasa Hukum Hanny, Jeffry Simatupang menegaskan kliennya melakukan pencabulan, bukan pemerkosaan. Hal ini juga bukan atas dasar fantasi karena melihat korban sudah dewasa.

"Pada hari ini disampaikan bahwa motif klien kami melakukan tindakan tersebut adalah 1 sampai 3 tadi menyebutkan. Salah satunya, karena fantasilah, karena korban sudah terlihat dewasa. Bagi kami begini, psikiatris dan kliennya, atau klien kami, itu memiliki kode etik, itu rahasia dan itu tidak boleh dibuka ke publik. Karena Ada UU dan kode etik praktik kedokteran," ungkap Jeffry saat dikonfirmasi di Surabaya, Jumat (13/3/2020).

Jeffry juga menganggap kasus ini sudah kedaluwarsa karena baru dilaporkan 14 tahun setelah kejadian yang berlangsung di tahun 2006. Selain itu, Jeffry juga mempertanyakan alat bukti apa yang membuat kliennya telah ditetapkan sebagai tersangka pencabulan. Padahal, kasus ini disebut telah lama terjadi.

"Kalau dalam pencabulan kan alat buktinya susah, yang jadi masalah adalah pada beban pembuktian, bukan di kami. Tapi beban pembuktian ada di pelapor ya nanti diwakili oleh jaksa penuntut umum. Kalau memang kasus ini dinyatakan alat bukti nya ini cukup segera limpahkan ke pengadilan, kami siap menghadapinya," papar Jeffry.

"Tapi kalau memang kasus ini tidak ada alat buktinya jangan dipaksakan dong. Kalau memang tidak ada bukti atau pun kurang alat bukti, ya tunggu statusnya jangan dinaikkan," imbuhnya.

Di kesempatan yang sama, Jeffry berharap polisi serta menuntaskan berkas kasus ini dan melimpahkannya ke kejaksaan.

"Tapi kalau terjadi kenaikan (status menjadi tersangka) dan yakin ada dua alat bukti yang sah menurut hukum maka limpahkan ke pengadilan kami siap menghadapinya," pungkasnya.

Tonton juga video Pendeta Cabuli Jemaat Selama 17 Tahun di Surabaya Diciduk:

[Gambas:Video 20detik]



(hil/fat)