Cegah Corona, Penumpang Kapal Ini Diberi Hand Sanitizer dan Jamu

Ardian Fanani - detikNews
Kamis, 12 Mar 2020 16:45 WIB
penyeberangan ketapang-gilimanuk
Penumpang diberi jamu (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Kewaspadaan penularan dan antisipasi mewabahnya corona, operator kapal penyeberangan Ketapang-Gilimanuk memberikan hand sanitizer bagi penumpangnya. Tak hanya itu, operator kapal juga memberikan minuman herbal yang dipercaya bisa meningkatkan kekebalan tubuh.

Hal tersebut dilakukan di kapal Dharma Ferry I, Kamis (12/3/2020). Pemberian hand sanitizer ini dilakukan oleh petugas di pintu masuk ruang penumpang. Setiap penumpang langsung diberikan cairan pembersih kuman secukupnya.

Sunaryo, Manager PT. Dharma Lautan Utama, operator kapal Dharma Ferry I mengatakan, penyeberangan di Selat Bali sangat rawan karena menghubungkan pulau Jawa dengan pulau Bali.

Seperti diketahui, Pulau Bali merupakan destinasi wisata terutama wisatawan manca negara yang banyak di Bali. Setiap harinya puluhan bahkan ratusan wisatawan menggunakan jasa penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Terlebih, pasien Corona pertama yang meninggal dunia berada di Bali.

Penumpang kapal yang masuk diberi hand sanitizer (Foto: Ardian Fanani)

"Ini yang kita lakukan meminimalisir penyebaran virus corona. Seluruh penumpang kita beri hand sanitizer," ujarnya kepada wartawan.

"Virus Corona sudah menyebar hampir di seluruh negara di dunia dan ini sangat rawan terutama dari Bali ke Banyuwangi. Mudah-mudahan dengan cara seperti ini paling tidak kita bisa memberi rasa nyaman sendiri bagi masyarakat," tambahnya.

Selain hand sanitizer, kata Sunaryo, pihak kapal juga memberikan minuman tradisional jamu yang dipercaya menambah kekebalan tubuh.

"Kita sediakan jamu temulawak dan jahe. Jahe dipercaya sebagai penangkal corona. Semua gratis," pungkasnya.

Sementara itu, Kelik (30) salah satu penumpang kapal mengaku senang mendapatkan hand sanitizer dan jamu di atas kapal. Menurutnya kepedulian operator kapal patut diapresiasi.

"Saya senang ini ada upaya pencegahan dari pihak kapal," ujar warga Jember ini.

Kelik sering pulang pergi dari Jember ke Bali. Karena dia memang bekerja di Bali. Dirinya mengaku khawatir dengan penyebaran virus Corona yang terjadi saat ini.

"Khawatir juga, kami lebih menjaga kesehatan dan kebersihan saja. Saya senang pihak kapal ada kepedulian pada penumpangnya," ujarnya.

Simak Juga Video "Cegah Corona di Jakarta, Pemprov Bentuk Tim Review Perizinan"

[Gambas:Video 20detik]

(iwd/iwd)