Keseruan Gunungan 2020 Durian Jadi Rebutan Ribuan Warga Jombang

Enggran Eko Budianto - detikNews
Minggu, 08 Mar 2020 20:05 WIB
ritual di jombang
Gunungan durian di Jombang (Foto: Enggran Eko Budianto/detikcom)
Jombang -

Pesta durian yang digelar di Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang berlangsung seru. Ribuan warga berebut 2020 buah durian yang disusun membentuk gunungan besar.

Pesta durian kali ini digelar di lapangan Kecamatan Wonosalam. Kecamatan ini menjadi andalan penghasil durian di Kabupaten Jombang. Salah satu durian khasnya yaitu jenis Bido.

Sebuah gunungan besar dibuat di tengah lapangan. Sementara 9 gunungan lebih kecil berisi durian dan hasil bumi lainnya dikirab dari 9 desa di Kecamatan Wonosalam. Setelah sampai di lapangan yang sama, kesepuluh gunungan itu menjadi rebutan ribuan pengunjung yang datang.

"Kami buat tumpeng raksasa berisi 2020 buah durian, sesuai angka tahun ini," kata Ketua Panitia Kenduren Wonosalam 2020 Wartomo kepada wartawan di lokasi, Minggu (8/3/2020).

Keseruan pesta durian ini disaksikan Forkopimda Jombang hingga pejabat dari pusat. Yaitu Menteri Desa dan PDTT Abdul Halim Iskandar, anggota Komisi X DPR Abdul Hakim Bafakih, anggota Komisi IV DPR Emma Umiyatul Chusna, Bupati Mundjidah Wahab, Kapolres Jombang AKBP Boby Pa'ludin Tambunan dan pejabat lainnya.

Ia menjelaskan, pesta durian digelar sebagai wujud rasa syukur warga Wonosalam karena panen buah durian tahun ini melimpah. Selain itu, kenduri durian (Kenduren) juga untuk mempopulerkan durian Bido kepada masyarakat di Jatim.

Menurut Wartomo, gunungan durian didominasi jenis Bido. Dirian jenis ini mempunyai keunggulan kulit tipis, biji kecil, tapi berdaging tebal.

"Harapan kami ke depan petani lebih getol lagi menanam durian lokal supaya perekonomian mereka ikut terangkat," terangnya.

Bupati Jombang Mundjidah Wahab menilai, kenduri durian di Wonosalam tepat untuk mempromosikan hasil pertanian lokal. Ia berharap event tersebut bisa rutin diadakan setiap tahun untuk menarik wisatawan dari dalam maupun luar daerah ataupun mancanegara.

"Target kami even ini diadakan setiap tahun untuk promosi wisata maupun hasil pertanian yang ada di Kecamatan Wonosalam sebagai ikon Kabupaten Jombang," tandasnya.

(fat/fat)