Gegara Corona, Penjual Jamu Berbahan Rempah di Sidoarjo Banjir Pesanan

Suparno - detikNews
Sabtu, 07 Mar 2020 11:32 WIB
Gegara Corona, Penjual Jamu Berbahan Rempah-rempah Kebanjiran Pesanan
Penjual Jamu Berbahan Rempah Kebanjiran Pesanan (Foto: Suparno/detikcom)

Setelah digiling, kemudian diperas dan diambil sarinya, lalu dicampur dengan kapulaga, kembang pala, kayu manis dan jahe secang dan direbus hingga mendidih. Selanjutnya, diambil sarinya dan diekstrak tanpa pengawet. Kemudian diaduk di wajan besar hingga mengkristal.

"Setelah menjadi serbuk, lalu dikemas dalam bentuk bungkusan seberat 200 gram. Sehingga bisa bertahan hingga setahun dan aman bagi kesehatan. Dan untuk pengirimannya pun mudah karena tidak ribet," tambah Siti.

Jamu serbuk yang sudah dikemas seberak 200 gram ini, bisa diseduh 10 cangkir gelas kopi. Harga yang dibanderol per bungkus Rp 26 ribu.

"Banyak pembeli yang mengaku, bahwa jamu serbuk ini bisa menangkal virus corona. Namun kami sendiri belum mengetahui. Yang jelas jamu serbuk ini saat adanya virus corona, pembelinya meningkat empat kali lipat," jelasnya.

Sementara Ipung (37) warga Gedangan, salah satu pembeli mengaku, dengan mengkonsumsi jamu serbuk jahe, badannya terasa hangat, dan bugar. Ia menilai, dengan meminum jamu serbuk itu sehari tiga kali dapat melindungi badan tatkala virus masuk ke dalam tubuh.

"Sebelum ada virus corona, kami sekeluarga selalu mengumsumsi jamu itu sehari satu gelas. Saat ini ada kabar virus corona sehari minum dua hingga tiga gelas," tandas Ipung.

Halaman

(fat/fat)