Harga Masker Selangit Dikeluhkan Warga Pasuruan, Polisi Turun Tangan

Muhajir Arifin - detikNews
Jumat, 06 Mar 2020 14:16 WIB
masker corona
Polisi mengecek ketersediaan masker di Pasuruan (Foto: Muhajir Arifin)
Pasuruan -

Kelangkaan masker yang menyebabkan melonjaknya harga juga terjadi di Kota Pasuruan. Polisi turun tangan ke apotek dan toko.

Kelangkaan dan kenaikan harga ini diketahui saat polisi melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah apotek dan toko. Di apotek yang dijadikan sampel yakni Apotik YAP di Jalan Hayam Wuruk dan Apotik Sumber Rejeki di Jalan Wahidin Sudiro Husodo, tidak ditemukan masker.

Sementara di toko Medan Baru Jalan Panglima Sudirman, masker dijual Rp 100.000/kotak.

"Dari sampel apotek tak ada penimbunan, tapi kosong. Masker sudah habis, ada yang sejak Januari ada yang sejak Februari," kata Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander usai sidak di Apotek Sumber Rejeki, Jumat (6/3/2020).

Dony mengatakan rata-rata pihak apotek sudah memesan masker ke distributor namun hingga saat ini belum tersedia. Mereka juga mencoba memesan via online namun tetap belum ada barang.

"Jadi apotek-apotek ini sudah pesan sejak Februari, ada yang sejak Januari, tapi belum ada barang," terang Dony.

Terkait harga masker di toko yang mencapai Rp 100.000/kotak, pihaknya akan melakukan penyelidikan. "Terkait itu akan kita dalami ya, apakah memang sengaja mencari untung besar atau memang harga kulakan memang tinggi," ungkapnya.

Kapolres memperingatkan kepada semua apotik, toko dan pihak lain tidak melakukan penimbunan dan menjual masker dengan harga tidak masuk akal.

"Kalau ada yang nimbun akan kami tindak," tandas Dony.

Berdasarkan penelusuran detikcom, persediaan masker di apotek-apotek Kota Pasuruan sudah kosong sejak beberapa minggu lalu. Namun di beberapa toko, masker tersedia meski jumlahnya sangat tipis. Kelangkaan ini menyebabkan harga masker melonjak.

"Di apotek-apotek sudah kosong. Di beberapa toko masih ada, tapi pembelian dibatasi 5 lembar harga Rp 1.000 per lembar," kata perempuan pembeli obat di apotik.

Perempuan berjilbab dan berkaca mata ini bahkan pernah membeli masker dengan harga Rp 250.000/kotak. "Di toko ada yang dijual Rp 250.000 per kotak, seharga setengah gram emas," ungkapnya.

Harga normal masker sendiri hanya Rp 25.000-Rp 30.000/kotak. Harga mulai naik sejak ramai pemberitaan virus Corona. Lambat laun masker mulai langka.

Simak Video "Antisipasi Panic Buying, Kimia Farma Siapkan Ribuan Masker"

[Gambas:Video 20detik]

(iwd/iwd)