Ikan Asin Berformalin Buatan Pasuruan Diedarkan ke Solo Hingga Jogja

Muhajir Arifin - detikNews
Kamis, 05 Mar 2020 18:02 WIB
ikan bilis berformalin
Ikan asin berformalin yang diamankan (Foto: Muhajir Arifin)
Pasuruan -

Ayub Robit (51), warga Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan diamankan karena menjual berton-ton ikan asin berformalin. Pelaku mengaku sudah beraksi selama 2 tahun.

"Saya sudah empat tahun jualan ikan asin. Dua tahun ini pakai formalin," kata Ayub di Mapolres Pasuruan Kota, Kamis (5/3/2020).

Ayub mengaku hanya melakukan praktik tersebut saat musim hujan. Tujuannya agar ikan awet dan tetap kering saat sampai tujuan. Ia memasarkan ikan ke Tuban, Jogjakarta, hingga Solo.

"Hanya saat musim hujan. Biar kering dan awet," terang Ayub.

Ayub mengaku awalnya tak tahu bahaya formalin untuk makanan. Namun ia tak menghentikannya saat sudah mengetahui tindakannya bisa berdampak pidana.

"Saya campur setiap dua ton setengah kilo formalin," terangnya.

Selain mengamankan Ayub, polisi juga mengamankan pemasok formalin, Suwandi (50) warga Ronggomulyo, Kecamatan/Kabupaten Tuban.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander mengatakan pihaknya akan mendalami kasus tersebut.

"Pengakuannya tersangka akan kami dalami. Apakah benar seperti yang diungkapkan ataukah sudah selama empat tahun ia mencampur ikan dengan formalin," terangnya.

Ayub dijerat pasal 136 huruf b atau pasal 140 UURI/18/2012 tantang pangan dan pasal 62 jo pasal 8 (1) b UURI/8/1999 tentang perlindungan konsumen. Sedangkan Suwandi dijerat pasal 136 b atau pasal 140 UURI/18/2012 tentang pangan jo pasal 56 KUHP atau pasal 62 jo pasal 8 (1) a UURI/8/1999 tentang perlindungan konsumen.

(iwd/iwd)