Penanam Ganja Hidroponik di Surabaya Ngaku Belajar dari Internet

Hilda Meilisa - detikNews
Rabu, 04 Mar 2020 18:52 WIB
ganja hidroponik
Ganja yang ditanam secara hidroponik (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya -

Polisi menggerebek sebuah rumah kontrakan dan mendapati ada aktivitas penanaman ganja dengan metode hidroponik. Pelaku bernama Vino mengatakan dirinya membeli daun ganja ini dari narapidana di lapas dan belajar menanam dari internet.

"Menurut pengakuan tersangka dia memperoleh bibit ini setelah membeli daun ganja dari temannya, di salah satu narapidana di lapas. Lalu belajar dari google, dari internet," kata Diresnarkoba Polda Jatim Kombes Cornelis Simanjuntak di TKP di Perum Wisma Lidah Kulon Blok A no 95 Surabaya, Rabu (4/3/2020).

Dari daun ganja yang dibeli tersebut, ada biji yang tersisa. Pelaku akhirnya memanfaatkan biji tersebut dengan menanamnya di sebuah pot.

"Yang bersangkutan melakukan penanaman mulai Desember lalu. Jadi ini yang ada 27 ganja, ada yang besar sudah berumur 3 bulan, yang kecil juga ada yang berusia 3 minggu. Metode yang dilakukan yang bersangkutan ini menggunakan pola hidroponik," ungkap Cornelis.

Selain Itu, Cornelis memaparkan pelaku juga kerap memindahkan ganja tersebut dari wadah kecil ke wadah yang lebih besar. Jika sudah berusia tiga bulan, Pelaku pun memanen ganja tersebut untuk dinikmati sendiri.

"Setelah besar mau dipindahkan ke pot yang lebih besar dengan cahaya matahari yang cukup dan tiupan angin dari outdoor AC yang sengaja ditempatkan di belakang rumahnya," lanjut Cornelis.

"Hasil dari penanaman dia konsumsi sendiri, dari pohon yang ada di depan kita dia sudah dua kali memetik dan dikeringkan dan dipakai, dibakar, diisap," pungkasnya.

(hil/iwd)