Ekonomi Dibayangi Corona, Bank BUMN Diminta Pacu KUR

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Rabu, 04 Mar 2020 13:30 WIB
Anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi BUMN dan UMKM, dr Mufti Anam mendorong bank-bank milik negara lebih ekspansif. Yakni dalam menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Pengecekan implementasi penyaluran KUR di Bank Mandiri Cabang Pasuruan/Pengecekan implementasi penyaluran KUR di Bank Mandiri Cabang Pasuruan
Pasuruan -

Anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi BUMN dan UMKM, dr Mufti Anam mendorong bank-bank milik negara lebih ekspansif. Yakni dalam menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"Tahun ini KUR ditargetkan mencapai Rp 190, maka bank-bank BUMN harus lebih gencar menyalurkannya. Apalagi dalam situasi ekonomi yang sulit saat ini, dengan ancaman Virus Corona, KUR berperan menggerakkan ekonomi rakyat," ujar Mufti saat mengecek implementasi penyaluran KUR di Bank Mandiri Cabang Pasuruan, Rabu (4/4/2020).

Dia memaparkan, ancaman Virus Corona membawa dampak negatif yang tak ringan di perekonomian. Di antaranya masyarakat menjadi takut beraktivitas dan bepergian. Hal itu akan berujung pada minimnya perputaran uang. Sehingga permintaan barang dan jasa bakal melorot. Ekonomi rakyat berpotensi terpukul.


"Percepatan dan optimalisasi penyaluran KUR menjadi aliran darah segar sebagai salah satu solusi untuk ekonomi rakyat," jelas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Selain mengecek langsung pelayanan penyaluran KUR di kantor cabang bank pelat merah, Mufti juga mengunjungi sejumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) penerima KUR. "Kami ingin memastikan tak ada debitur maupun calon debitur KUR yang kesulitan. KUR ini program pemerintah. Kalau ada bank BUMN yang menyalahi aturan normatif, misalnya ada yang mensyaratkan agunan, laporkan saja," paparnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2