Penambang Pasir dan Batu Sekitar Gunung Semeru Diimbau Libur Dulu

Nur Hadi Wicaksono - detikNews
Rabu, 04 Mar 2020 11:33 WIB
Gunung Semeru tengah menjadi perhatian. Setelah meluncurkan awan panas hingga tiga kilometer, gunung tersebut juga berpotensi mengeluarkan lava pijar.
Pos pengamatan Gunung Semeru/Foto: Nur Hadi Wicaksono
Lumajang - Gunung Semeru masih berpotensi meluncurkan lava pijar ke arah lereng selatan-tenggara. Dengan curah hujan yang tinggi, para penambang batu dan pasir di sekitar Semeru diimbau libur dulu.

Imbauan itu disampaikan Kabid Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo. Menurutnya, curah hujan yang tinggi berpotensi menyebabkan banjir lahar dari Semeru.

"Dengan cuaca ekstrem dengan hujan tinggi kami imbau terutama bagi penambang kalau hujan untuk menghentikan aktivitas tambang pasir dan batu karena berpotensi terjadi banjir lahar hujan," ujar Wawan.


Selain itu, BPBD juga menghimbau masyarakat untuk tetap tenang meski Semeru berpotensi meluncurkan lava pijar. Namun tetap waspada serta tidak melakukan aktivitas di radius satu kilometer.

Namun di sektor lereng selatan-tenggara kawah aktif, warga diimbau tidak melakukan aktivitas hingga empat kilometer. Sebab, sektor tersebut merupakan jalur meluncurnya awan panas.


"Kami menghimbau kepada masyarakat yang berada di ring 1-3 untuk tetap tenang dan waspada. Serta masyarakat tidak melakukan aktivitas di wilayah sejauh empat kilometer di sektor lereng selatan-tenggara," lanjut Wawan.

Dari data Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru periode 3 Maret 2020 pukul 00.00 - 24.00 WIB, secara visual Gunung Semeru teramati guguran lava pijar tujuh kali. Yakni dengan jarak luncur 500 hingga 1.000 meter dari ujung lidah lava ke arah Besuk Bang dan Besuk Kembar.

Simak Video "Detik-detik Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Setinggi 3 Km"

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)