Satu Korban Perahu Terbalik di Sungai Brantas Ditemukan Tewas 20 Km dari TKP

Enggran Eko Budianto - detikNews
Selasa, 03 Mar 2020 17:26 WIB
perahu terbalik
Jenazah korban di kamar mayat (Foto: Enggran Eko Budianto)
Jombang -

Tim SAR kembali menemukan seorang korban perahu terbalik di Sungai Brantas. Jasad korban ditemukan sekitar 20 km dari titik tenggelamnya perahu. Korban berjenis kelamin perempuan ini diduga Septi.

Dantim Basarnas Surabaya Novix Hariadi mengatakan jasad korban ditemukan sekitar 20 km dari lokasi tenggelamnya perahu di Dam Klaci Sungai Brantas, Desa Brodot, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang.

Korban ditemukan mengapung di Sungai Brantas sekitar 300 meter di sebelah utara titik penyeberangan perahu tambang Desa/Kecamatan Kesamben, Jombang sekitar pukul 13.30 WIB.

"(Korban ditemukan jauh dari titik tenggelamnya) Karena debit air sungai tadi malam juga tinggi, airnya naik, arusnya deras," kata Novix kepada wartawan di kamar jenazah RSUD Jombang, Selasa (3/3/2020).

Jasad tersebut diduga korban atas nama Lutvy Dwi Septina atau Septi (23), warga Desa Pacar Peluk, Kecamatan Mengaluh, Jombang. Untuk memastikannya, saat ini jenazah diidentifikasi di RSUD Jombang.

"Jenis kelaminnya perempuan memakai baju ada hitamnya. Masih kami identifikasi, kemungkinan bukan Anis," terangnya.

Informasi yang dihimpun dari keluarga korban, Septi merupakan mahasiswi semester akhir sebuah sekolah tinggi ilmu keperawatan di Jombang. Selain kuliah, korban juga menekuni bisnis katering dan kue.

Jika jasad tersebut benar Septi, maka Tim SAR sudah menemukan 3 dari 4 korban perahu terbalik di Sungai Brantas Desa Brodot, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang Sabtu (29/2) sekitar pukul 21.30 WIB.

Dua korban lainnya ditemukan Senin (2/3). Yaitu Surip (45), pengemudi perahu asal Dusun Klaci, Desa Brodot dan Dadang (22), anggota TNI asal Dusun Sentanan, Desa Ngrombot, Kecamatan Patianrowo, Nganjuk. Dadang merupakan kekasih Septi.

Sehingga korban yang belum ditemukan tinggal Anista Sugandis (18), warga Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang. Dia naik perahu yang tenggelam bersama ayahnya, Sukar (54).

"Korban satunya kami terus melakukan penyisiran. Rencana besok kami perluas pencarian sampai (Dam) Rolak Songo Mojokerto kalau belum ditemukan," tandas Novix.

Perahu yang dikemudikan Surip tenggelam di Sungai Brantas saat menyeberangkan 5 penumpang dari Desa Ngrombot, Patianrowo, Nganjuk ke Dusun Klaci di Jombang. Mesin perahu mati setelah baling-balingnya terlilit sampah. Perahu lantas terseret arus hingga terbalik dan tenggelam di Dam Klaci.

Dua penumpang berhasil selamat dari insiden tersebut. Yaitu Feriansyah (25), warga Dusun Sentanan, Desa Ngrombot, Kecamatan Patianrowo, Nganjuk dan Sukar (54), warga Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang.

Simak Video "Adu Jago Renang, 2 Remaja Tewas di Sungai Drajat Cirebon"

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)