Ini Alasan Label Buat Lagu Corona yang Jadi Polemik

Ardian Fanani - detikNews
Selasa, 03 Mar 2020 14:05 WIB
Pedangdut, pencipta dan produser lagu Komunitas Rondo Merana (Corona) meminta maaf. Mereka tidak menyangka lagu itu viral dan meresahkan berbagai pihak.
Angga Samudra, pemilik label Samudra Record (kanan). (Ardian Fanani/detikcom)
Banyuwangi -

Lagu Komunitas Rondo Merana (Corona) yang dinyanyikan Alvi Ananta dikecam banyak pihak. Lagu tersebut dibuat agar masyarakat tak terlalu tegang atas mewabahnya virus Corona.

"Kami minta maaf, tidak ada niat kami membuat masyarakat resah dengan lagu ini. Tujuan kami (produksi) lagu itu agar masyarakat tidak terlalu tegang dengan adanya virus Corona itu," ujar Angga Samudra, pemilik label Samudra Record, kepada detikcom, Selasa (3/3/2020).

Menurutnya, pihak label rekaman, pencipta lagu, dan penyanyi menerima somasi yang dikirimkan Keluarga Migran Indonesia (Kami). Sebab, mereka mengakui lagu Corona telah membuat masyarakat resah, khususnya para pekerja di luar negeri.


"Kami menerima somasi itu karena kami salah. Dan kami siap untuk dimediasi oleh Dinas Pariwisata (Disbudpar)," tambahnya.

Polemik lagu Corona merebak dalam beberapa hari terakhir. Lagu tersebut sempat diunggah di YouTube dan viral di Facebook. Lagu tersebut menuai tanggapan negatif, terutama dari Keluarga Migran Indonesia Banyuwangi.


Lagu tersebut dianggap sebagai sikap tidak empati. Di saat dunia sedang dilanda virus Corona yang menelan ribuan jiwa, di Banyuwangi malah muncul lagu tersebut.

Keluarga Migran Indonesia akhirnya mensomasi penyanyi, pencipta, dan produser lagu Corona. Somasi itu sudah diserahkan ke Disbudpar Banyuwangi.

(sun/bdh)