BPCB Jatim Yakini Petirtaan Majapahit di Jombang Membentuk Taman Sari

Enggran Eko Budianto - detikNews
Senin, 02 Mar 2020 19:09 WIB
Kolam Pancing Ganggu Kajian Situs Petirtaan Suci Majapahit di Jombang
Situs purbakala (Foto: Enggran Eko Budianto/detikcom)
Jombang -

Arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim meyakini petirtaan suci peninggalan Majapahit di Jombang berupa sebuah kompleks dengan sejumlah bangunan pendukungnya. Namun, kajian untuk mengungkap hipotesis tersebut saat ini terganggu pembangunan kolam pemancingan ikan milik pengusaha lokal.

Situs petirtaan suci Majapahit itu ditemukan di Dusun Sumberbeji, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Jombang. Situs ini berupa kolam yang dilengkapi dengan pancuran air (Jaladwara) berbagai bentuk.

"Kami meyakini situs Sumberbeji ini ada situs pendukungnya. Misalnya pagar luar petirtaan. Cuma memang proses kajiannya panjang," kata Arkeolog BPCB Jatim Wicaksono Dwi Nugroho kepada detikcom, Senin (2/3/2020).

Struktur yang sejauh ini berhasil digali, lanjut Wicaksono, hanya bagian utama dari kompleks petirtaan suci Majapahit. Dia meyakini situs ini cukup luas berupa sebuah kompleks bangunan yang membentuk taman sari.

"Kebanyakan kajian terhadap situs petirtaan berhenti di bagian utamanya saja, seperti Candi Tikus di Trowulan, Mojokerto. Tidak dikaji sebagai sebuah kompleks atau taman sari. Maka kami upayakan situs Sumberbeji sebagai perwakilan petirtaan yang mempresentasikan petirtaan yang utuh," terangnya.

Wicaksono menjelaskan, tahun ini ekskavasi situs Sumberbeji akan dilanjutkan. Penggalian arkeologis akan difokuskan pada bagian tengah petirtaan untuk menampakkan semua lantainya.

Agar bisa menggali lantai petirtaan, pihaknya harus lebih dulu menormalisasi saluran buang petirtaan. Saluran tersebut ditemukan di sebelah timur yang mengarah ke kolam pancing milik Desie Retnowardhani, warga Desa Badang, Kecamatan Ngoro, Jombang.

Kolam pancing itu hanya sekitar 6 meter dari situs. Menurut Wicaksono, pembangunan kolam pancing tersebut mengganggu kajian situs petirtaan suci Majapahit.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2