Pasar Wisata Kuliner Jadi Inovasi Banyuwangi Dongkrak Ekonomi

Ardian Fanani - detikNews
Minggu, 01 Mar 2020 13:22 WIB
Geliat pasar wisata kuliner Banyuwangi terus ditingkatkan. Masing-masing pasar menyajikan kekhasan jajanan sesuai lokalitasnya.
Pasar Wisata Kuliner Banyuwangi/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

Geliat pasar wisata kuliner Banyuwangi terus ditingkatkan. Masing-masing pasar menyajikan kekhasan jajanan sesuai lokalitasnya.

Pasar yang melibatkan para pedagang setempat itu, merupakan inovasi untuk mendongkrak perekonomian masyarakat lokal. "Di tengah kelesuan ekonomi, kita perlu terus berinovasi untuk menggerakkan berbagai sektor. Pasar kuliner ini adalah salah satu cara untuk mendongkrak ekonomi lokal di masing-masing desa," ungkap Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar saat membuka Festival Pasar Wisata Kuliner di arena Arabian Street Food, Banyuwangi, Sabtu (29/2/2020) malam.

Saat ini, tak kurang ada 19 pasar kuliner yang tersebar di berbagai kecamatan dengan waktu yang berbeda-beda. Setiap pasar tak kurang dari 40 pelapak yang menjual aneka jajanan. Hal ini bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat desa.


"Contohnya di Pasar Jajanan Olehsari. Awalnya hanya ada 40 penjual, sekarang sudah tumbuh menjadi 78 penjual. Perputaran uangnya pun meningkat. Bisa mencapai Rp 40-50 juta," terang Anas.

Pasar jajanan di Olehsari buka setiap Sabtu dari pukul 17.00 hingga 20.00 WIB. Beberapa pasar wisata kuliner lain juga menunjukkan progress yang cukup baik. Arabian Street Food (Arasfo), misalnya, menjadi salah satu destinasi kuliner yang lagi naik daun. Pasar yang menyajikan aneka makanan khas Timur Tengah itu kini setiap pekannya selalu dipadati pengunjung.

"Setelah diubah jadi malam minggu, alhamdulillah pengunjungnya semakin ramai. Pembelinya juga semakin banyak," ungkap Saleh, salah seorang penjual nasi kebuli.

Selanjutnya
Halaman
1 2