Tiga Penyebar Hoax Penculikan Anak di Banyuwangi Diamankan Polisi

Ardian Fanani - detikNews
Selasa, 25 Feb 2020 17:12 WIB
dugaan penculikan anak
3 Emak-emak yang sebarkan berita hoax soal penculikan anak (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Tak sampai 24 jam, polisi mengamankan 3 emak-emak penyebar berita dan video hoax penculikan anak yang viral sejak kemarin. Akibat dari perbuatan mereka, timbul keresahan warga di Banyuwangi.

Tiga orang emak-emak tersebut adalah RF, TF, dan AR. Ketiganya merupakan ibu rumah tangga.

"Berita dan video hoax penculikan anak di SD Kebalenan dan SD Lateng itu awalnya beredar di grup WhatsApp Wali siswa. Kemudian oleh pelaku berita dan video tersebut diupload ke media sosial facebook," kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara kepada detikcom, Selasa (25/02/2020).

Berita dan video hoax tersebut akhirnya menghebohkan jagat maya Banyuwangi. Polisi langsung melakukan patroli dunia maya hingga akhirnya berhasil melacak akun penyebar berita hoax tersebut.

"Akun atas nama Anie Anie, dalam akun tersebut pelaku menuliskan Waspada penculikan sudah merebak ke sekolah. Kebetulan terjadi di SD Kebalenan di tempat tinggalku," terang Kapolres.

Setelah mengumpulkan bukti-bukti serta memintai keterangan saksi, polisi akhirnya mengamankan tiga orang pelaku penyebar berita hoax tersebut. Saat dimintai keterangan ketiga pelaku mengakui perbuatannya.

"Mereka mengaku hanya meneruskan informasi yang diterima tanpa mengecek kebenaran berita tersebut," imbuhnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, ketiga pelaku dijerat pasal 28 (jo) pasal 45 ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Mereka terancam 6 tahun kurungan penjara dan denda Rp 1 Miliar.

(iwd/iwd)