Round-Up

Geger di Bondowoso, Penemuan Mayat Tanpa Kepala di Pematang Sawah

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 25 Feb 2020 08:03 WIB
pembunuhan di bondowoso
Lokasi ditemukannya mayat (Foto: Chuk SI Widarsha)
Bondowoso -

Warga Desa Tangsil Wetan, Wonosari, Bondowoso digegerkan dengan penemuan mayat di pematang sawah. Yang bikin kaget lagi, mayat tersebut ditemukan tanpa kepala.

Polisi yang mendapat laporan segera menuju ke lokasi. Kasat Reskrim Polres Bondowoso AKP Jamal membenarkan penemuan mayat tersebut. Mayat itu ditemukan pada pukul 01.45 WIB.

"Kemungkinan memang korban pembunuhan. Kami masih mengembangkan penyelidikan. Mayat sudah dievakuasi ke kamar mayat RSD dr Koesnadi," ujar Kasat Reskrim Polres Bondowoso AKP Jamal kepada wartawan di lokasi kejadian, Senin (25/2/2020).

Untuk menyelidiki kasus ini, polisi langsung dibuat bingung karena identitas mayat yang tidak ada. Mayat laki-laki itu saat ditemukan hanya mengenakan celana dalam abu-abu. Kemudian di tangannya terdapat tali gelang warna merah.

Polisi menduga korban dieksekusi di lokasi. Indikasinya adalah banyaknya ceceran darah yang ditemukan. Banyak tanaman padi juga tampak tergilas yang seperti bekas pergumulan.

Tak cuma itu. Di sepanjang plengsengan irigasi tak jauh dari lokasi penemuan juga ditemukan bekas telapak kaki berlumuran darah. Kuat dugaan, bekas itu merupakan tapak kaki seseorang yang habis menginjak genangan darah.

"Jika melihat bekas-bekasnya, memang diduga dieksekusi di tempat itu. Tapi itu masih dugaan sementara. Kami masih terus kembangkan," kata Jamal.

Selain mencari identitas, polisi juga fokus mencari kepala korban. Menggunakan anjing pelacak (K-9), polisi mencari di areal sekitar, termasuk di sungai tak jauh dari lokasi ditemukannya mayat.

Tentang identitas mayat sendiri, polisi menyiarkannya kepada masyarakat lewat berbagai cara. Seperti lewat medsos, broadcast WhatsApp, ataupun langsung terjun langsung ke masyarakat.

"Sesaat setelah kejadian, kami langsung sebarkan informasi ke masyarakat. Mungkin ada yang mengenali identitasnya atau merasa kehilangan anggota keluarganya," kata Kapolsek Wonosari AKP Sjamsul Arief.

(iwd/iwd)