Datangi UKM Kreatif, Khofifah Kagum Sampah Disulap Jadi Barang Bernilai

Faiq Azmi - detikNews
Senin, 24 Feb 2020 21:36 WIB
gubernur khofifah ke ukm produk kreatif
Foto: Faiq Azmi
Surabaya -

Dalam rangka mengurangi permasalahan sampah di Jatim, Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi sebuah UKM di Surabaya yang berhasil mengubah sampah menjadi produk kreatif. Hebatnya, produk mereka sudah dipresentasikan di PBB.

"Jadi saya dapat info, ada UKM yang berhasil mengubah sampah berupa kertas bungkus semen dan kardus menjadi produk tas dan dompet. Hal ini bagus karena mendorong proses 3R (Reuse, Reduce, Recycle)," kata Khofifah saat mengunjungi UKM Hey Startic di Jalan Jemursari Surabaya, Senin (24/2/2020) petang.

Khofifah menilai produk yang dibuat sangat bagus dan berkualitas. Meski terbuat dari bahan sampah, produk tersebut menjadi istimewa karena didesain dengan baik.

"Menurut saya mereka hebat, bagaimana UKM ini juga mengajak para tetangga bekerja lalu juga untuk mencintai lingkungan. Produknya keren dengan penguatan desain diberi bahan kulit, sehingga nilai estetikanya tinggi," urai Khofifah.

Bahkan, dalam satu momen Khofifah cukup kaget saat ia dipersilahkan duduk di atas tempat duduk yang terbuat dari sampah botol plastik. Ia memastikan pihak Pemprov Jatim akan membuka kesempatan kepada para pelaku usaha yang bisa melakukan inovasi serupa.

"Kita akan beri ruang kepada pelaku usaha seperti ini semisal diadakan expo. Jadi kita ingin menunjukkan bahwa kita memilki komitmen yg kuat untuk menjaga lingkungan," tegasnya.

Rencananya, Khofifah akan memberi rekomendasi kepada UKM tersebut dalam pencalonan penerima penghargaan Kalpataru pada bulan Juni mendatang.

Sementara Agnes Santoso selaku pemilik UKM mengaku sehari UKM yang ia bina bisa menghasilkan 50 produk. Untuk pendukung produksi, Agnes memperkerjakan 10 orang.

"Ada 10 timnya ya, untuk membantu desain kita pakai bahan pewarna alami. Jadi semuanya aman dan ramah lingkungan. Kalau omset tergantung pesanan," katanya.

Selain kantong semen, UKM ini juga menggunakan kardus dari suatu produk yang dibuang di sampah. Agar produknya tak tertinggal zaman, UKM ini juga menggunakan teknologi ecoprint agar semakin diminati masyarakat.

(iwd/iwd)