Dikarantina, 78 WNI di Kapal Pesiar Tetap Bisa Berhubungan dengan Dunia Luar

Ardian Fanani - detikNews
Senin, 17 Feb 2020 17:52 WIB
Diamond Princess Kapal Pesiar
Foto: Istimewa
Banyuwangi -

Dua Warga Banyuwangi masih berada di atas kapal Pesiar Diamond Princess yang masih dikarantina di Jepang. Bersama dengan 76 WNI lainnya, keduanya diberikan akses bebas Internet untuk berhubungan dengan dunia luar.

Dua warga Banyuwangi tersebut adalah Richy Haris Fransseda Romaz warga Kecamatan Siliragung dan Dany setiawan warga Kecamatan Genteng. Keduanya saat ini terikat kontrak pertama di kapal Diamond Princess dan bekerja di Departemen Galley selaku koki.

"Nah ini semenjak masa karantina kami diberikan akses wifi gratis sama company jadi kami bisa kontak setiap saat," ujar Richy salah satu warga Banyuwangi kepada detikcom via inbox Facebook, Senin (17/2/2020).

Tak hanya itu, perhatian KBRI Jepang terhadap 78 WNI yang berada di kapal Pesiar Diamond Princess terus dilakukan. Untuk memantau kondisi WNI itu, KBRI Tokyo membuat grup WhattsApp untuk memudahkan koordinasi.

"Dan KBRI Tokyo selalu memantau kondisi kami, mereka membuat grup WA untuk memudahkan koordinasi," tambahnya.

Pihaknya berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia, KBRI Tokyo, dan perusahaan kapal Pesiar yang telah memperlakukan para WNI dengan baik. Tak lupa untuk seluruh masyarakat Indonesia atas dukungan semangat dan doa sehingga dirinya dan 77 WNI hingga saat ini tak terjangkit virus corona.

"Tolong sampaikan rasa terima kasih saya kepada KBRI Tokyo. Pemerintah Indonesia dan Jepang dan tak lupa pihak company yang selalu support kami dengan banyak hal. Kami semua mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan dan doa nya terutama semua yang di tanah air. Terima kasi banyak," pungkasnya.

78 WNI yang berada di Kapal Pesiar Diamond Princess masih dikarantina di Jepang. Dari 78 WNI tersebut dua di antaranya adalah warga Banyuwangi.

Dua warga Banyuwangi tersebut adalah Richy Haris Fransseda Romaz warga Kecamatan Siliragung dan Dany setiawan warga Kecamatan Genteng. Keduanya saat ini terikat kontrak pertama di kapal Diamond Princess dan bekerja di Departemen Galley selaku koki.

Sebanyak 258 dari 3.711 penumpang kapal pesiar Diamond Princess dikabarkan positif terkena COVID-19. Kapal tersebut saat ini tengah dikarantina, dan direncanakan usai pada 19 Februari mendatang.
Sebelumnya, kapal pesiar ini dikarantina setelah seorang penumpang yang turun di Hong Kong terdeteksi positif mengidap virus corona COVID-19. Akibatnya, seluruh penumpang kapal harus menjalani karantina selama 2 minggu terhitung sejak waktu pelayaran pertama mereka.

Sementara itu, dalam kapal tersebut, ada sebanyak 78 WNI yang menjadi Anak Buah Kapal (ABK). Mereka dikabarkan dalam kondisi sehat dan tidak terinfeksi COVID-19.

Simak Video "Kemenkes: 78 WNI di Kapal Pesiar yang Dikarantina Negatif Corona"

[Gambas:Video 20detik]

(iwd/iwd)